PERKHUTSY: Tanamkan Jiwa Mandiri, Lecut Kompetisi Tinggi PERKHUTSY: Tanamkan Jiwa Mandiri, Lecut Kompetisi Tinggi

PERKHUTSY: Tanamkan Jiwa Mandiri, Lecut Kompetisi Tinggi

Lapangan Iskandariyah Blok C menjadi saksi perhelatan akbar Pekan Perkenalan Khutbatul A’rs’y (PERKHUTSY) di Pesantren Darunnajah 2 Cipining pada 2–4 September. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri kelas 1–6 TMI dan diselenggarakan oleh panitia pelaksana Kelas 6 TMI Glorious Generation. Dewan guru hadir sebagai pembimbing dan pengarah. PERKHUTSY bertujuan utama menanamkan nilai kemandirian dan kesederhanaan, sembari menjadi ajang penggemblengan mental kompetisi.

 

Berbagai pencapaian signifikan dihasilkan dari kegiatan intensif ini yang didukung penuh oleh para guru. Selain para santri mendapatkan pengalaman dan kreativitas yang baru, PERKHUTSY juga berhasil menanamkan jiwa kemandirian dan kesederhanaan yang mendalam. Para panitia Kelas 6 TMI, Glorious Generation, menyatakan bahwa kegiatan ini secara terstruktur untuk mencapai tujuan filosofis pembentukan karakter yang matang dan siap berkompetisi.

 

Salah satu puncak program adalah pemilihan Miss PERKHUTSY, sebuah seleksi ketat untuk menguji penampilan mengenai khitbah santriwati dalam ilmu kepemimpinan. Tercatat, dari total sekitar 1.500 peserta yang hadir, antusiasme terlihat jelas saat dewan guru turut berpartisipasi penuh dalam acara pembukaan. Prestasi diakui melalui berbagai kategori bergengsi, meliputi Juara 1, 2, 3, serta Juara Umum, Juara Favorit, dan Kelompok Duta Tersemangat.

 

Ustadzah Sonia Putri Ayu, dalam sambutannya, memberikan motivasi kuat agar santri selalu aktif dan bersemangat selama berkegiatan. “Sesuatu yang diawali dengan biasa saja, maka akan menjadi luar biasa dan terbiasa,” ujar Ustadzah Sonia, menekankan pentingnya persiapan matang dalam setiap langkah. Pesantren ini meyakini, melalui pembiasaan, santri tidak akan merasa terbebani saat menghadapi perlombaan di tingkat yang lebih tinggi, sehingga mereka hanya perlu mengulang materi yang dilombakan.

 

Rencana tindak lanjut setelah PERKHUTSY adalah mengarahkan para pemenang untuk mengembangkan bakat mereka secara berkelanjutan. Mereka diharapkan dapat membantu koordinator Gerakan Pramuka dalam pengembangan ekstrakurikuler di Pesantren. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembinaan karakter yang kuat adalah investasi jangka panjang yang krusial. Ikuti terus perkembangan bakat santri Darunnajah 2 Cipining menuju prestasi nasional dan global.

 

Pada waktu yang sama namun di tempat terpisah di Bumi Perkemahan Kampus Tiga Perkhutsy santri putra juga terlaksana dengan sukses membahana. Jiwa pramuka senantiasa tertancap di dada para remaja dan pemuda harapan bangsa, negara dan agama. Praja Muda Karana senantiasa mau dan mampu mencintai Indonesia dalam setiap suasana.