Perjumsa MI: Membentuk Karakter di Rimba Petualangan Perjumsa MI: Membentuk Karakter di Rimba Petualangan

Perjumsa MI: Membentuk Karakter di Rimba Petualangan

Perkemahan Jum’at-Sabtu (Perjumsa) Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Darunnajah 2 Cipining pada 23-24 Mei 2025 menjadi ajang pembentukan karakter bagi 150 siswa kelas 4, 5, dan 6. Lebih dari sekadar berkemah, kegiatan ini menyulap alam terbuka menjadi laboratorium kehidupan yang mengajarkan nilai kemandirian dan kepemimpinan.

Pagi itu, pukul 08.00 WIB, semangat petualangan memenuhi udara. Kepala Madrasah atau Mabigus dalam sambutannya menegaskan bahwa alam terbuka menawarkan pembelajaran karakter yang tak ditemukan di ruang kelas. “Pengalaman di alam mengajarkan anak-anak untuk mandiri dan bekerja sama dalam situasi nyata alami,” ujarnya.

Mendirikan tenda menjadi ujian pertama kolaborasi. Para siswa belajar membagi peran, saling membantu, dan memecahkan masalah bersama. Suasana penuh tawa dan semangat mengiringi setiap gerakan mereka yang masih canggung namun penuh antusiasme.

Rangkaian aktivitas dirancang sistematis untuk mengasah berbagai aspek kepribadian meliputi pengenalan tali-temali dan simpul dasar, permainan kerjasama team building games, lomba yel-yel antar regu, dan shalat berjamaah.

Puncak kegiatan terjadi saat api unggun menyala. Di bawah gemerlap bintang, kreativitas anak-anak meledak melalui pantun, drama pendek, dan lagu pramuka. Momen muhasabah mengakhiri malam dengan refleksi mendalam tentang syukur dan introspeksi diri.

Hari kedua dimulai dengan penjelajahan alam wide game yang mengajarkan kecintaan terhadap lingkungan. Kegiatan membersihkan area perkemahan menanamkan tanggung jawab ekologis sejak dini.

Perjumsa merupakan bagian ekstrakurikuler yang berfungsi sebagai investasi pembinaan karakter bangsa. Melalui petualangan sederhana ini, pesantren membuktikan bahwa pendidikan holistik mampu membentuk generasi tangguh, mandiri, dan berkarakter. Setiap tenda yang berdiri menjadi simbol fondasi kepribadian yang akan mereka bawa sepanjang hidup.