Dalam upaya mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta menerima kedatangan santri dan guru dari lima lembaga pendidikan di berbagai daerah Indonesia. Sebanyak 108 peserta yang terdiri atas 89 santri dan 19 ustadz-ustadzah dijadwalkan mengikuti berbagai program pertukaran pendidikan, meliputi Student and Teacher Exchange, Praktik Kerja Industri (Prakerin), serta magang pengasuhan yang berlangsung secara bertahap sejak Agustus hingga Desember 2026.
Kehadiran para peserta menjadi bagian dari upaya Darunnajah dalam membangun sinergi dan memperluas jejaring kerja sama pendidikan antarpesantren. Melalui program ini, para santri dan guru memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung sistem pendidikan, pembelajaran, kedisiplinan, serta pola pengasuhan yang diterapkan di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta.
Dari Aceh, Pondok Pesantren Nurul Islam Bener Meriah mengirim 22 santri putra, 25 santri putri, serta satu ustadz dan satu ustadzah. Mereka mengikuti program sejak 22 Agustus hingga November 2026.
Dari Bengkulu, An-Nakhil Darunnajah 6 Mukomuko mengirim 12 santri putra, 10 santri putri, serta satu ustadz dan satu ustadzah untuk mengikuti prakerin. Program berlangsung pada 10 Oktober hingga 20 Desember 2026.
Al-Harokah Darunnajah 12 Dumai, Riau, mengikuti Student Exchange pada 26 Oktober hingga 21 Desember 2026. Rombongan terdiri atas empat santri putra, enam santri putri, serta satu ustadz dan satu ustazah. Santri putri menempati kamar di Mina lantai 3.
Dari Nusa Tenggara Barat, Al-Ikhlas Taliwang mengirim 10 santri putri dan satu ustazah untuk Student Exchange selama dua bulan, mulai 31 Oktober hingga Desember 2026. Para santri putri menempati Mina lantai 3, sedangkan ustadzah bermukim di kamar ustadzah lantai 3.
Adapun Al-Idrisiyah Tasikmalaya mengirim enam ustadz dan enam ustadzah untuk magang di bagian pengasuhan pada 1 hingga 14 November 2026. Program ini memberi kesempatan belajar langsung tentang sistem pembinaan santri di Darunnajah.
Secara keseluruhan, peserta terdiri atas 38 santri putra, 51 santri putri, sembilan ustaz, dan 10 ustazah. Jika dijumlahkan, totalnya mencapai 108 orang yang kini bersama-sama menimba ilmu dan pengalaman di lingkungan pesantren.
Darunnajah berharap program ini mempererat ukhuwah antarlembaga, memperluas wawasan, serta menjadi ajang saling berbagi pengalaman dalam pendidikan dan pengasuhan. Semoga seluruh peserta dapat mengambil manfaat dan membawa pulang ilmu serta kenangan baik untuk lembaganya masing-masing.
