Bimbingan Belajar Bimbingan Belajar

Pentingnya Belajar Bahasa Arab dengan Delegasi Al Azhar Mesir

Sudah satu tahun Syekh Ahmed Essam Abdelgayed Eltamady bertugas di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor. Kedatangan beliau sudah sangat memberikan banyak pengaruh yang baik, terlebih dari segi Bahasa Arab.

Bimbingan Belajar
Bimbingan Belajar

Beliau merupakan salah-satu dari 30 Delegasi Al Azhar Mesir di Indonesia. Jumlah ini merupakan yang terbesar dibandingkan dengan delegasi yang dikirim ke negara-negara lain. Bahkan juga merupakan delegasi dengan kualitas yang terbaik, menurut penuturan Syekh Ahmad, dikarenakan kecintaan dan perhatian besar Grand Syeikh Al Azhar Mesir, Prof. Dr. Ahmad Thayyib kepada anak-anak Indonesia.Banyak kegiatan yang dilaksankan Syekh Ahmad Tamadiy selama bertugas, baik kegiatan intern di Darunnajah 2 Cipining maupun ekstern.

Salah satu program tersebut adalah Pengajaran Bahasa Arab kepada para guru dan santri yang tahun ini nampak semakin diminati dan diseriusi.Program ini mengambil waktu Jum’at pagi ketika seluruh santri berkumpul di Masjid Jami’ mengaji dengan Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Berlokasi di masjid kampus tiga, program ini langsung dimenej oleh Kepala Bagian Bahasa, Ustadz Ridwan Alawiy.

Bukan hanya pada hari Jum’at yang khusus diadakan untuk guru, tetapi juga dibagi kelompok khusus. Pertemuan tersebut dilakukan setiap hari dengan pembagian jadwal yang menyesuaikan agenda pesantren.Ada 6 kelompok yang terbentuk, diataranya adalah kelompok Santri Cilik, Guru senior, Guru Single Putra, Guru Single Putri, Santri Putra dan santri Putri. Banyak kitab-kitab klasik yang dipelajari didalam kelompok dauroh tersebut. Diantaranya, adalah Ilmu Tajwid, Ilmu Quran, Ilmu Nahwu, Ilmu Balaghoh dan masih banyak lagi.

Mereka yang terlibat aktif dalam forum itu terdiri dari para guru Bahasa Arab, guru Nahwu, guru Shorof, mahasiswa STAIDA Bogor, calon mahasiswa ke luar negeri (Mesir, Madinah, Paskitan, Turkey dan sebagainya) serta para santri yang terpilih karena prestasi mereka. (WARDAN/Redaktur & Mbafer)