DNKindergerten, 12/09

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa usia dini amat penting dalam perkembangan psikis (mental) seorang anak, sehingga sebagian ahli anak menyebut usia 0-7 tahun sebagai GOLDEN AGE, meskipun pada usia berikutnya perkembangan psikis ini tetap perlu diperhatikan.

Anak usia 4-6 tahun merupakan bagian dari anak usia dini yang berada pada rentangan usia 0-7 tahun. Pada usia ini secara terminologi disebut sebagai anak usia prasekolah. Perkembangan kecerdasan pada masa ini mengalami peningkatan dari 50% menjadi 80%. Pertumbuhan dan perkembangan sambungan syaraf-syaraf di otaknya sangat pesat terjadi, sehingga segala informasi/treatment yang diterima anak membentuk dan mempengaruhi kepribadian dan kemampuannya di masa datang.

Usia 4-6 tahun merupakan masa peka bagi anak. Anak mulai sensitif untuk menerima berbagai upaya perkembangan seluruh potensi anak. Masa peka adalah masa terjadinya pematangan fungsi-fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Misalkan ketika guru/orang tua mentradisikan atau membiasakan anak-anaknya untuk berperilaku sopan seperti mencium tangan orang tua ketika berjabat tangan, mengucapkan salam ketika akan berangkat dan pulang sekolah, dan contoh-contoh positif lainnya maka dengan sendirinya perilaku seperti itu akan terinternalisasi dalam diri anak sehingga menjadi suatu kebiasaan mereka sehari-hari. Demikian pula sebaliknya kalau kebiasaan negatif itu dibiasakan kepada anak maka perilaku negatif itu akan terinternalisasi pula dalam dirinya. Masa ini juga merupakan masa untuk meletakkan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, konsep diri, disiplin, kemandirian, seni, moral, dan nilai-nilai agama. Oleh sebab itu dibutuhkan kondisi dan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal.