Bersama puluhan pengawas dari berbagai MA di lingkungan subrayon MAN Parung Panjang, pengawas UN dari MA Darunnajah Cipining ikuti kegiatan santiaji (briefing) terkait pelaksanaan UN SMA/MA tahun pelajaran 2010-2011 di MAN Parung Panjang, Rabu (13/4). Pada kesempatan ini, MA Darunnajah Cipining mengutus 8 orang guru.
Dalam kegiatan tersebut, ketua subrayon, Harun Harosyid , M.Pd. menginformasikan bahwa kebijakan tahun ini mengalami perubahan terutama tentang kriteria kelulusan. Kelulusan siswa ditentukan oleh nilai akhir yang diambil dari gabungan nilai sekolah dan nilai UN. Adapun passing grade dari kelulusan adalah 5,5.
Informasi lain adalah mengenai paket soal. Diindikasikan tahun ini akan digulirkan 5 paket soal, dan kelima paket soal ini dalam pembagiaannya disebarkan secara acak kepada peserta UN. Sehingga, Bapak Harun yang juga menjabat kepala MAN Parung Panjang mengharapkan agar para pengawas ruang benar berhati-hati. Dikhawatirkan jika terdapat siswa yang tidak menulis paket soal pada LJUN, akan terjadi masalah ketika proses pengoreksian. Apalagi jika kemudian ditanyakan kembali kepada peserta tersebut sedangkan dia lupa telah mengerjakan paket soal apa.
Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, diingatkan kembali hal-hal yang terkait kewajiban pengawas ruang ujian. Hal ini menjadi sangat penting, karena jika terjadi kesalahan dalam proses UN dan itu kesalahan pengawas ruang, maka akan banyak pihak yang dirugikan, terutama peserta ujian dan panitia penyelenggara. Tahun ini, di KKMA Parung Panjang Kab. Bogor menugaskan 46 pengawas ruang dari 10 MA. Para pengawas ini ditugaskan mengawas silang.
Kepada para pengawas, pihak penyelenggara juga menyebar beberapa info penting terkait kode-kode yang harus dipahami pengawas, seperti kode Jawa Barat yaitu 2, Kabupaten Bogor yaitu 13. Sedangkan untuk MA Darunnajah Cipining sendiri memiliki kode madrasah yaitu 579.
UN tahun 2010-2011 hanya akan dilaksanakan sekali yaitu pada tanggal 18 s.d 21 April. Bagi yang berhalangan dengan alasan tertentu dapat melakukan UN susulan seminggu setelah pelaksanaan UN. Karena tidak akan ada kesempatan kedua, sehingga semua pihak terutama peserta dan dengan dukungan pihak sekolah seharusnya dapat memanfaatkan kesempatan yang sekali ini. Semoga, para siswa-siswi MA Darunnajah Cipining dan peserta lain di seluruh negeri, dapat menyelesaikan UN tahun ini dengan hasil yang memuaskan. Amin (Wardan/Billah)