Ustadz Ahmad Rosichin, S.Pd.I., salah satu pengajar materi agama MA dan sekaligus kepala biro pengasuhan santri Pesantren Darunnajah Cipining mengikuti pelatihan pendidikan agama berwawasan multikultural tingkat propinsi bersama 6 pengajar PAI dari MA lain. Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari ini diiikuti oleh 120 peserta dengan mengambil lokasi di hotel Mitra Bandung.
Sebagai penyelenggara, depag Jabar bersama LPPM UNISBA menargetkan agar seluruh peserta yang berasal dari madrasah-madrasah di Jawa Barat ini dapat memahami tentang kebijakan dan kelembagaan departemen agama dalam penyelenggaraan pendidikan Islam berwawasan multikultural. Selain memahami dan mampu mengimplementasikan pendidikan ini, para peserta juga dituntut dapat mentransformasikannya ke berbagai sekolah yang berada di sekitarnya.

Namun secara khusus, peserta pelatihan yang beralamat di Jalan WR. Supratman tersebut diharapkan mampu mengembangkan kurikulum dalam strategi/proses belajar mengajar. Dengan persamaan konsep antara Departemen Agama dan guru-guru PAI di madrasah Aliyah Jabar, maka akan muncul model pendidikan Islam yang multikultural.
Dalam kesempatan ini, 5 MA lain yang juga menjadi peserta adalah MA Al-Amin (Pamijahan), MA Al-Muhlisin (Ciseeng), MA Al-Mu’asyaroh (Ranca Bungur), MA Fatham Mubina (Ciawi), dan MA Nurul Furqon (Cibinong). “Dalam pelatihan, dari bogor berjumlah 6 orang dan menjadi peserta pelatihan angkatan ke IV untuk tingkat Jawa Barat” jelas Ustadz Rosichin. (Billah)