Pelatihan Staf Deen Bakery, Kembangkan Varian Roti Tawar  Bersama Tim Bogasari Pelatihan Staf Deen Bakery, Kembangkan Varian Roti Tawar  Bersama Tim Bogasari

Pelatihan Staf Deen Bakery, Kembangkan Varian Roti Tawar Bersama Tim Bogasari

Deen Bakery, salah satu unit usaha di bawah Departemen Bidang Usaha Pondok Pesantren Darunnajah, terus melakukan pengembangan produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah pengembangan varian roti tawar melalui kegiatan pelatihan pembuatan roti bersama Tim Bogasari.

Deen Bakery berada di bawah penanggung jawab Ustadzah Salsabilla Syafa Azzahra. Dalam menjalankan aktivitas produksinya, Deen Bakery sebelumnya juga telah mendapatkan bantuan berupa sejumlah peralatan pembuatan roti. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses produksi serta meningkatkan kapasitas dan kualitas produk yang dihasilkan.

Pengembangan varian baru menjadi salah satu strategi Deen Bakery untuk memberikan pilihan yang lebih beragam kepada konsumen. Selain memenuhi kebutuhan pasar internal pesantren, penambahan produk juga dilakukan untuk menghindari kejenuhan konsumen terhadap varian yang telah tersedia.

Sebagai bagian dari proses tersebut, Deen Bakery menggelar pelatihan pembuatan roti tawar bersama Tim Bogasari pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Pelatihan dipandu oleh Tim Bogasari yang dikomandoi Bapak Sunarto dan Ibu Myrna, bersama empat orang anggota tim. Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan pendampingan secara langsung mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan adonan, pembentukan, hingga proses pemanggangan roti.

Pelatihan Staf Deen Bakery, Kembangkan Varian Roti Tawar  Bersama Tim Bogasari

Kegiatan berlangsung secara praktik sehingga tim Deen Bakery dapat mengikuti secara langsung setiap tahapan pembuatan roti tawar. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman tim terhadap teknik produksi yang tepat sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan cita rasa yang baik.

Di tengah proses pelatihan, khususnya ketika berlangsung tahap pengovenan roti setengah jadi, Tim Bogasari juga menyempatkan diri meninjau lokasi baru Deen Bakery. Lokasi tersebut memiliki area yang lebih luas dan dinilai lebih strategis untuk mendukung pengembangan kegiatan produksi ke depan.

Peninjauan lokasi menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan Deen Bakery untuk melakukan pengembangan usaha. Dengan ruang produksi yang lebih memadai, diharapkan proses kerja dapat berlangsung lebih efektif dan kapasitas produksi dapat ditingkatkan secara bertahap.

Setelah peninjauan lokasi selesai, tim kembali menunggu proses pemanggangan hingga roti tawar yang dibuat dalam pelatihan tersebut matang. Hasil produksi kemudian dievaluasi bersama untuk melihat kualitas, tekstur, aroma, dan cita rasanya.

Dari hasil evaluasi, roti tawar yang dihasilkan dinilai sesuai dengan harapan. Produk memiliki tampilan yang baik, cita rasa yang enak, serta hasil akhir yang dinilai memuaskan.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret Deen Bakery dalam melakukan inovasi dan pengembangan produk. Kehadiran varian roti tawar diharapkan dapat memberikan alternatif baru bagi konsumen sekaligus memperkuat posisi Deen Bakery sebagai salah satu unit usaha yang terus bertumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah.

Melalui dukungan peralatan produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan dari pihak yang berpengalaman, serta pengembangan lokasi produksi, Deen Bakery diharapkan mampu menghadirkan produk yang semakin beragam dan berkualitas.

Pengembangan tersebut juga sejalan dengan upaya Departemen Bidang Usaha Pondok Pesantren Darunnajah untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan unit-unit usaha secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. (Idi Darusman, 13/08/26)