Pelatihan Admin Pengelola Website Dan Media Sosial Darunnajah Pusat Dan Cabang Pelatihan Admin Pengelola Website Dan Media Sosial Darunnajah Pusat Dan Cabang

Pelatihan Pengelola Admin Website dan Sosial Media Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang

Pondok Pesantren Darunnajah menggelar pelatihan Tim Publikasi dan Dokumentasi di Villa Darunnajah Learning Center, Cipanas pada 20-22 November 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 50 tim publikasi dari seluruh cabang pesantren Darunnajah, yang tersebar di berbagai daerah.

Pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Dr. K.H. Musthofa Zahir, M.A., bersama dengan Ust. Fady Zulham Shah, Direktur Departemen Hubungan Masyarakat Darunnajah.

Dalam sambutannya, Dr. K.H. Musthofa Zahir menekankan pentingnya peran tim publikasi dalam memperkenalkan nilai positif pesantren kepada masyarakat luas, serta mengoptimalkan teknologi dalam mendukung publikasi pesantren.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tim publikasi dalam memanfaatkan berbagai platform digital. Tim yang terlibat akan dilatih mengenai teknik penulisan berita, penulisan yang berkualitas, hingga Optimalisasi media sosial. Selain itu, para peserta juga mempelajari pentingnya perencanaan konten tahunan untuk memastikan keberlanjutan publikasi pesantren yang konsisten.

Pelatihan Pengelola Admin Website dan Sosial Media Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang
Pelatihan Pengelola Admin Website dan Sosial Media Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang
Pelatihan Pengelola Admin Website dan Sosial Media Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang
Pelatihan Pengelola Admin Website dan Sosial Media Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang

“Pelatihan ini tidak hanya untuk memperkenalkan kegiatan pesantren kepada masyarakat, tetapi juga untuk mencetak tim yang bisa mengelola platform media sosial dengan lebih profesional,” ujar Dr. K.H. Musthofa Zahir.

Pelatihan juga dirancang untuk mengatasi tantangan dalam dunia publikasi pesantren, yang mana kebanyakan peserta adalah anggota baru. Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan percepatan dan akselerasi pembelajaran, sehingga peserta bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan jumlah santri dan memperkenalkan kegiatan pesantren dengan cara yang lebih modern.

Selain itu, pelatihan ini mengusung konsep Training of Trainers (TOT), di mana setiap peserta dilatih untuk tidak hanya menguasai keterampilan untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk menjadi pelatih bagi tim mereka di setiap lembaga masing-masing. Dengan begitu, ilmu yang didapatkan akan tersebar dan diterapkan di seluruh pesantren Darunnajah.

Dengan adanya pelatihan ini, Darunnajah berharap tim publikasi di setiap cabang pesantren dapat lebih produktif dan kreatif dalam menghasilkan konten yang menarik dan bermanfaat. Konsistensi dalam mempublikasikan kegiatan pesantren menjadi kunci untuk memperkenalkan pesantren ke masyarakat lebih luas dan menarik lebih banyak santri. (DN.COM/almas_khalishah)