Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3: Mengenalkan Budaya Pesantren Kepada Santri Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3: Mengenalkan Budaya Pesantren Kepada Santri

Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3: Mengenalkan Budaya Pesantren Kepada Santri

 

PEKAN PERKENALAN KHUTBATUL ARSY

 

Pekan Pengenalan Khutbatul Arsy merupakan salah satu acara besar dan signifikan yang rutin diadakan setiap tahun di Pondok Pesantren Darunnajah. Acara ini mencakup serangkaian kegiatan, seperti Kuliah Umum Khutbatul Arsy, Pekan Olahraga, Seni, dan Pramuka (PORSEKA), Perkemahan Khutbatul Arsy (PERKHUTSY), berbagai jenis perlombaan, serta ditutup dengan Panggung Gembira sebagai acara puncak.

Secara bahasa, Khutbatul Arsy adalah khutbah tertinggi yang berarti khutbah yang mana disampaikan oleh Pimpinan Pesantren, khutbah yang memiliki nilai-nilai tinggi tentang kepesantrenan, yang sangat penting untuk disampaikan dan penting dipahami oleh seluruh masyarakat Pesantren. 

Kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy ini adalah salah satu bentuk kegiatan untuk menyambut tahun ajaran baru, bagi para Santriwati dan dewan guru Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3. Tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan nilai-nilai kepesantrenan kepada para masyarakat Pesantren, baik masyarakat yang baru bergabung di lingkungan Pesantren maupun masyarakat yang sudah lama.

Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy diadakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 19-20 Juli 2023, yang mana kegiatan ini diisi dengan sambutan-sambutan Pimpinan Pesantren, lalu dilanjut dengan pengenalan nilai-nilai kepesantrenan oleh para Direktur Departemen di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3.

Santriwati Akhir TMI diberi tanggung jawab untuk mengawal berlangsungnya kegiatan ini. Dibantu juga dengan beberapa Pembimbing dari dewan guru Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3. 

PEKAN OLAHRAGA, SENI DAN PRAMUKA (PORSEKA)

Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (PORSEKA) merupakan rentetan kegiatan kedua dari Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy. Kegiatan ini dikawal langsung oleh Santriwati Akhir TMI, mereka dibentuk menjadi panitia yang mana di dalamnya terdapat tugas-tugas khusus di setiap bagiannya. 

Kegiatan PORSEKA memberikan kesempatan kepada para Santriwati untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya masing-masing, mereka dipersilahkan untuk memilih penampilan-penampilan yang sesuai dengan bakatnya masing-masing.

Selain itu, tujuan diadakannya kegiatan PORSEKA ini juga untuk memperkenalkan berbagai macam ekstrakurikuler yang terdapat di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3. Akan tetapi, di kegiatan PORSEKA ini seluruh Santriwati baru tidak terlibat dalam penampilan ekstrakurikuler, hanya saja mereka dilibatkan dalam Latihan Kerapian Baris Berbaris (LKBB) sesuai dengan asal daerahnya masing-masing. 

Adapun macam-macam penampilan ekstrakurikuler yang ditampilkan pada kegiatan PORSEKA ini antara lainnya adalah Pasukan Pengibaran Bendera (PASKIBRA), Pasukan Pramuka Darunnajah (Paspradana), Tarian Daerah, Marching Band, Paduan Suara dan lain-lain. 

PERKEMAHAN KHUTBATUL ARSY (PERKHUTSY)

Rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy selanjutnya adalah Perkemahan Khutbatul Arsy yang mana biasa disingkat sebagai PERKHUTSY. Pada kegiatan ini para Santriwati kelas 5 TMI bertanggung jawab sebagai Panitia penyelenggaranya, dibantu dengan pengawalan dari bagian koordinator dari Organisasi Santriwati Pesantren Al-Manshur (OSPM). 

Kegiatan PERKHUTSY dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, yang mana di hari pertama seluruh Santriwati melaksanakan upacara pembukaan kegiatan PERKHUTSY dan dilanjut dengan pendirian tenda sesuai dengan kelompoknya masing-masing di Bumi Perkemahan. Di kegiatan ini, seluruh Santriwati kelas 1-3 TMI dibagi menjadi beberapa kelompok dan Santriwati kelas 4 TMI ditugaskan sebagai ketua kelompok dalam pembagiannya.

PERKHUTSY di Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3 mengadakan serangkaian lomba untuk membangun softskill santriwati, seperti lomba PBB, sandi morse, Pramuka, Fashion Show, dan memasak. Malam api unggun menampilkan penampilan kelompok yang dimulai dengan upacara pembukaan oleh MABIKORI. Kegiatan jelajah dilakukan di sekitar pesantren, diikuti perubuhan tenda dan operasi semut di Bumi Perkemahan, diakhiri dengan upacara penutupan setelah operasi semut selesai.