a href=”http://darunnajah3.com/pekan-olahraga-seni-dan-pramuka-porseka-2013/porseka-3/” rel=”attachment wp-att-2944″>img src=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2013/08/PORSEKA-3-300×224.jpg” alt=”PORSEKA 3″ width=”300″ height=”224″ class=”alignleft size-medium wp-image-2944″ />/a>
a href=”http://darunnajah3.com/pekan-olahraga-seni-dan-pramuka-porseka-2013/porseka-4/” rel=”attachment wp-att-2945″>img src=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2013/08/PORSEKA-4-300×224.jpg” alt=”PORSEKA 4″ width=”300″ height=”224″ class=”alignleft size-medium wp-image-2945″ />/a>
a href=”http://darunnajah3.com/”>www.darunnajah3.com/a> Selasa, 27/08/2013 Pondok Pesantren Al-Manshur Darunnajah 3 melaksanakan upacara pembukaan Khutbatul ‘Arsy dan PORSEKA (Pekan Olahraga Seni dan Pramuka)yang ke enam. Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB di lapangan utama Pesantren Al-Manshur.
Sebelum mengikuti upacara di Lapangan utama, seluruh peserta yang terdiri dari murid PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah, santri kelas 1- 6 TMI Al-Manshur, santri pesantren Nurul Ilmi, dan santri Darunnajah 4 mengikuti parade dari lapangan Basket menuju lapangan utama dengan dihadiri oleh para tamu undangan beserta dewan guru.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Darunnajah (KH. Saefudin Arief, SH.MH), Pimpinan Darunnajah (Dr. KH. Sofwan Manaf,. M.Si), Pengasuh pesantren al-Manshur (Drs. KH. Busthomi Ibrohim, M.Ag), Pimpinan Darunnajah 4 (Tb. Saparudin, S.H.I), Pimpinan Darunnajah 14 (Fajar Suryono, S.Kom), kepala kantor wilayah Provinsi Banten, Kepala camat Pabuaran beserta stafnya, Kapolsek Pabuaran, Kepala- kepala biro, dewan guru dan wali santri.
Pada tahun ini, yang berperan sebagai Pembina Upacara adalah Pengasuh Pesantren Darunnajah 3, yaitu Drs. KH. Busthomi Ibrohim, M.Ag. Pada amanatnya beliau mengatakan bahwa PORSEKA adalah wadah untuk melatih jiwa sportifitas. Melatih santri untuk tidak hanya menerima kemenangan tetapi juga kekalahan karena dalam hidup atau pertandingan adakalanya kita menang dan adakalanya kita kalah. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa Al- Aqlu salim fii jismi salim ( akal yang sehat terdapat pada badan yang kuat) dan Allah SWT lebih menyukai orang mukim yang kuat ketimbang mukin yang lemah, mukmin kuat disini adalah kuat dalam mengendalikan emosinya.