Payung Baru di Darunnajah

Sebut saja ia payung darunnajah, karena dibagian payung tertulis nama dan lambang Pesantren Darunnajah. Dan uniknya, bila dipakai diluar pesantren orang lain menyebutnya payung Darunnajah. Payung ini merupakan salah satu fasilitas pesantren yang dibagikan kepada seluruh guru Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Payung ini dipesan dan, didesain oleh pihak WASERDA (Warung Serba Ada) dibawah naungan Biro Usaha yaitu Ustadz H.Trimo, S.Ag.

Tujuan utama dihadirkannya payung Darunnajah adalah awalnya untuk para santri dan tamu, karena dirasakan seluruh guru Darunnajah Cipining lebih membutuhkan, maka dari pihak Biro Usaha menambah jumlah pemesanan menjadi lebih banyak.

Adapun tujuan untuk guru adalah agar adanya identitas dan mendapatkan kemudahan mengajar ketika menghadapi musim hujan.

Lama pembuatan payung adalah 3 minggu setelah pemesanan, jumlah seluruh payung yaitu 500 buah payung, model payung yang dibuat ada 2 macam, yakni ada yang berwarna biru tua berada dibagian luar dan berwarna abu dibagian dalam payung, dan begitu sebaliknya.

payung yang memiliki warna biru tua diluar memiliki ukuran sedikit lebih kecil dibanding dengan payung yang berwarna biru tua didalam.

Seluruh guru pengajar dan operator pesantren berhak mendapatkan payung tersebut. Adapun pembiayaan guru adalah  memanfaatkan dari dana operasional sekolah dan Biro Usaha. Oleh karena itu, payung menjadi tanggung jawab masing-masing.

Payung dibagikan tepat hari sabtu, 14 januari 2017 kemarin, ketika pagi itu hujan, maka payung sudah bisa langsung digunakan. Adapun Pembagian payung adalah oleh pihak Biro Usaha bekerja sama dengan Biro Pendidikan untuk menyalurkannya kepada yang berhak mendapatkan payung tersebut.

Maju Darunnajah mudah-mudahan semakin berkah Aamiin.

Syathir