PANITIA SANTUNAN SOSIAL RAMADHAN 1430 H BERSIAP SIAGA

Agenda tahunan pesantren yang dilaksanakan dii bulan Ramadhan berupa santunan sosial tinggal menghitung hari. Harapannya, agenda yang dijadwalkan pada hari Ahad, 30 Agustus mendatang tersebut dapat diselenggarakan dengan sukses. “Acara ini harus dilaksanakan lebih baik daripada tahun sebelumnya” kata Ustadz Khusaini sebagai ketua panitia dalam membuka acara rapat.

Sebagai persiapan, Senin (24/08), selepas shalat Isya dan tarawaih, panitia pelaksana yang terdiri dari kelas 6 TMI dan para pembimbing dari dewan guru melaksanakan rapat koordinasi. Di ruang auditorium tersebut, panitia kembali saling memberikan informasi dan laporan dari masing-masing bagian terkait dengan program kerja masing-masing.

Rapat Koordinasi
Rapat Koordinasi

Dalam kesempatan tersebut, yang cukup mendesak harus disepakati adalah kepastian tempat sekaligus susunan acaranya. Panitia telah mengagendakan tempat pelaksanaan berada di outdoor yaitu lapangan basket yang tepat berada di depan masjid jami’ Darunnajah Cipining. Kali ini, panitia ingin menciptakan suasana yang terkesan alami. Selain peralatan yang cukup minimal dalam mempersiapkannya, diharapkan tema kesederhanaan menjadi kontras dengan suasana Ramadhan. Namun, panitia juga mempersiapkan ruangan indoor sebagai antisipasi bila saat pelaksanaan, cuaca tidak mendukung, yaitu di auditorium.

Dalam settingnya, para hadirin akan ditempatkan secara lesehan menghadap ke panggung utama. Di sisi panggung, akan ditempatkan keseratus dua puluh lima anak yatim dan kurang mampu yang akan menerima paket santunan. Rencananya juga, kegiatan ini akan mengundang para tokoh masyarakat sekitar, aparat desa dan kecamatan.

Teknis acara akan dimulai seusai shalat Ashar dan akan diawali dengan penampilan marawis Darunnajah dan nasyid islami. Pukul 4 acara masuk kepada sambutan dan prosesi santunan hingga menjelang Maghrib. Saat adzan Maghrib, hadirin melaksanakan ta’jil bersama dilanjut dengan shalat berjamaah dan diikuti dengan makan malam.

Dalam laporan bendahara, dari dana yang dianggarkan sebesar 50an juta, baru terkumpul 80 persennya. Namun panitia masih tetap optimis bahwa kegiatan akan berjalan baik dan tetap melakukan konfirmasi kepada lembaga-lembaga yang telah menerima proposal kegiatan. Maka itu, masih dibuka pula bagi para doanatur untuk turut berpartisipasi dengan menyumbangkan dana.

Kemudian untuk memudahkan teknis pelaksanaan, ketua panitia telah menunjuk masing-masing penanggung jawab dalam setiap tim. Panitia juga mengagendakan akan melaksanakan gladi resik pada hari Jumat, 2 hari menjelang pelaksanaan. Gladi resik ini akan mengundang peserta santunan sekaligus memberikan pengarahan.

Kepala dan staf Biro Dakwah dan Humas truut hadir dalam rapat koordinasi tersebut sebagai bentuk dukungan kepada panitia. Semoga dalam pelaksanaannya nanti, acara dpat berjalan sesuai dengan rencana dan menjadi kegiatan yang bernilai positif. Amin.(Billah)