Sabtu, 11 Maret 2017 menjadi hari terakhir bagi guru-guru Pesantren Dempo Darul Muttaqien magang di pesantren Darunnajah Jakarta. Sepuluh hari mereka berdelapan menimba ilmu manajemen pesantren dan kepengasuhan santri.
Dalam acara pamitan di ruang pimpinan di gedung Baitul Waqif, rombongan guru Pesantren Dempo Darul Muttaqien yang diketuai oleh ust Bakrin diterima oleh sekretaris pesantren ust. Taufik Arif Gunawan dan Ust. Masruhin. Dalam kesempatan itu ust. Taufik mengucapkan terima kasih telah percaya kepada darunnajah sebagai tempat magang untuk mencontoh manajemen pesantren dan khususnya manjemen kepengasuhan santri, serta juga memohon maaf bila dalam penyambutan, penempatan, ataupun tingkah laku dari para santri dan ustadz yang kurang berkenan.
Semoga apa yang ustadz-ustadz lihat, dengar, dan rasakan di Darunnajah selama ini menjadi pembelajaran untuk menata dan mengelola pesantren Dempo Darul Muttaqien Pagaralam nantinya. Ambil apa yang baik dari Darunnajah dan perbaiki serta sempurnakan apa kekurangan dari pesantren ini. Doakan kami agar senantiasa istiqomah dalam mengemban amanah ini untuk membina dan membimbing para santri.
Ustadz Bakrin dalam kesempatan perpisahan ini juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada delapan guru dari pesantren Dempo Darul Muttaqien untuk magang menimba ilmu di pondok pesantren yang modern dan maju ini. Pada akhir pertemuan guru-guru pesantren Dempo Darul Muttaqien memberikan cinderamata kepada pihak Darunnajah berupa plakat yang diterima langsung oleh ustadz Masruhin.
Tepat jam 11 delapan guru dari pesantren yang berlokasi di Sumatera Selatan ini meninggalkan Darunnajah untuk kembali ke tempat perjuangan mereka yang sesungguhnya di pesantren Dempo Darul Muttaqien Tanjung Menang Pagaralam guna menarapkan apa yang telah mereka pelajari di Darunnajah Jakarta .
Selamat berjuang, semoga apa yang dilakukan untuk kemajuan pendidikan dan pesantren menjadi amal jariah untuk para pendiri, para guru dan para penuntut ilmu di pondok tercinta.
PESANTREN PERLU DIBANTU DAN DIPERJUANGKAN DEMI KEMAJUAN DAN KEJAYAAN ISLAM






