Orientasi Kepesantrenan, Bapak Kyai Harapkan Para Santri Jadi Pemimpin

Menjadi seorang pemimpin adalah harapan Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc kepada para santri yang diasuhnya. Hal ini, kembali diungkapkan beliau saat orientasi kepesantrenan berlangsung, Rabu, 9 Mei di hadapan santri kelas XII MA/SMK putra-putri yang akan diwisuda kelulusan pada tanggal 17 Mei Mendatang.

Orientasi Kepesantrenan: Pesan Nilai-Nilai Pesantren

Kepada para santrinya itu, Bapak Kyai menjelaskan bahwa pesantren memiliki visi IMAMA dalam mencetak para santrinya. IMAMA merupakan istilah bahasa Arab yang berarti pemimpin. Kata  IMAMA diambil dari untaian do’a yang termaktub dalam ayat suci Al-Qur’an pada surat Al-Furqan (25) ayat ke-74.

Namun, selain IMAMA dengan maksud di atas tersebut, Bapak Kyai juga mengkreasikan IMAMA sebagai bentuk akronim dari Imam-Muttaqien-Alim-Mubaligh-Amil. Maka, sebagai upaya mengarah mencapai

visi tersebut, berbagai pelatihan dan kegiatan diberlangsungkan sebagai media latihan. Bahkan, sebagai tendensi paling sederhana adalah, para santri mampu dan berhasil dalam memimpin diri dan keluarganya.

Panitia penyelenggara, Ustadz Afif Maghfuri, S.Pd.I. menerangkan bahwa kegiatan orientasi ini sangat penting sebagai bekal dan amanat terakhir pimpinan pesantren kepada para santri sebelum mereka meninggalkan pesantren. Bagi pesantren, keberhasilan para santri dalam meraih kehidupan akan sangat diharapkan oleh pesantren. Karenanya, meskipun mereka tidak lagi berada di pesantren, namun cita-cita dan harapan itu selalu mereka bawa dan menjadi motivasi untuk terus meraihnya.

Kegiatan yang bertempat di gedung baru di kawasan putri itu, juga dihadiri oleh Ustadz Faruq Abshari, S.Pd.I. (kepala biro pendidikan), Ustadz Musthofa Kamal, M.Ag, (kepala MA dan direktur TMI), serta  Ustadz Sholeh Ahmad, S.Kom (kepala SMK). Ustadz Musthofa yang berkesempatan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut mengaku gembira karena kegiatan kelas akhir akan sampai di ujung batas. Ini menandakan, tugas pesantren dalam mendidik para santri telah selesai. Setelah diwisuda nanti, mereka akan dikembalikan kepada kedua orang tua masing-masing.

zp8497586rq