bagaimana cara santri untuk berkomunikasi dengan orang tuanya?
Sekarang ada yang baru nihh.. di buat oleh darunnajah. wartel darunnajah sudah diperbaharui dan di upgrade yang membuat santri nyaman sekarang tidak lagi ada kata TUTUP untuk wartel. dan sekarang santri sudah bisa menggunak
an wartel kembali,beberapa hari yang lalu sempat diperbaikin karna terjadi kerusakan. dan sekarang Santri pun senang dengan keadaan wartel yang ada. Adanya wartel untuk mempermudah santri berkomunikasi dengan orang tuanya.Meski mereka harus mengantri,tapi mereka tidak pernah mengeluh sedikit pun.Kini wartel ditempatkan disamping Rayon Indonesia Baru(Rinba).Wartel adalah satu satu nya alat komunikasi yang sangat di butuhkan santri. apalagi mereka berada di lingkup pesantren yang tidak boleh membawa alat komunikasi dan barang electronik sama sekali. nahh wartel lah solusinya. walaupun MAHAL kalau kita menelfon ke handphone tapi itu bukan tantangan santri untuk menelfon orang tuanya. setiap santri memang bisa dan boleh meminjam handphone ke lurah atau ustad yang bertanggung jawab akan santrinya. tapi darunnajah memudahkan para santri dengan membuat dan merenovasi WARTEL yang sekarang ini kita bicarakan. seperti yang kita tahu wartel itu sendiri masih harus di perbanyak lagi KBUnya karna hampir 100 santri yang dalam 1 hari ingin menelfon ke wartel. WAW! itu pasti unik sekali tapi alhamdulillah dengan ke sifat mandiri santri wartel yang sekarang sudah tidak sumpek lagi.
press and jounalism14-15