Nasihat Penting Dari Acara Tasyakuran Siswa Kelas IX MTs-SMP

Dalam sambutannya mewakili SMP dan MTs Darunnajah Cipining, Ustadz Fathul Mu’min, S.Pd.I mengatakan bahwa usaha para kepala sekolah yang dibantu dewan guru telah mencapai batas waktunya yaitu 3 tahun. Dengan hasil pendidikan lulus 100%, beliau mengaku bersyukur. Namun, tampak sekali Ustadz Mu’min menghawatirkan para lulusan ini terkait masalah akhlak. “Alhamdulillah, kemarin siswa-siswi kita seusai ujian tetap rapi dan santun, karena kalau kita lihat di sekitar kita, anak-anak dari sekolah lain mereka corat-coret, naik motor ugal-ugalan, dan euphoria lain yang itu tidak pantas sama sekali”

Untuk itu, di hadapan para wali murid yang datang pada acara tasyakuran kelas IX, Ahad (19/6) kemarin, beliau mengingatkan agar para orang tua tetap mempertahankan pendidkan yang terbaik seperti yang telah dilakukan oleh pihak MTs dan SMP Darunnajah Cipining dengan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi  di pesantren, yaitu MA dan SMK Darunnajah Cipining. “Kami tidak yakin, jika di sekolah lain, seusai ujian berlangsung mereka tidak berbuat anarkis dengan corat-coretan dan lainnya” tambahnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Biro Pendidikan Pesantren Darunnajah Cipining, Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I.  Menurut Ustadz Faruq, mengapa harus pindah ke tempat lain, karena justru di Darunnajah Cipininglah pendidikan secara lengkap diajarkan, baik berupa ilmu sosial, sains, kejuruan, apalagi soal agama. Karena, pendidikan pesantren dengan kontrol 24 jam, akan menjadi sistem pendidikan plus pembinaan yang efektif dan  terpadu.

“Banyak sudah contoh dari mereka yang sudah lulus dan pindah ke tempat lain, namun mereka merasa menyesal. Ingin balik lagi ke Darunnajah Cipining ini malu, akhirnya tambah menyesal. Bahkan, beberapa tidak malu dan kembali kesini. Saya juga beberapa saat yang lalu dapat telphon dari Papua, ada yang mau daftar jadi santri di pesantren ini. Nah, kalau yang dari Papua aja datang pengen belajar kemari, kenapa kalian yang ada disini malah mau pindah? “ujar Ustadz Faruq.

Ustadz Faruq juga menyampaikan tentang keuntungan menjadi alumni pesantren jika sampai tingkat SMK atau MA. Salah satu di antaranya adalah, bahwa lulusan Darunnajah Cipining, mampu menembus perguruan tinggi apapun yang ada di Indonesia dengan jurusan yang diminati. Sudah banyak alumni yang menjadi pimpinan pesantren, dokter, perawat, pimpinan perusahaan, PNS, dan berbagai macam profesi lain.

Di penghujung nasihat, Pimpinan Pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc mengulas lebih dalam prospektif alumni Darunnajah Cipining. Beliau berkeyakinan, bahwa lulusan Darunnajah Cipining adalah produk bermutu yang laris di pasaran. Maka itu, beliau mengatakan bahwa pendidikan di Pesantren darunnajah Cipining hendaknya dirasakan hingga lulus MA atau SMK yang dikenal dengan program TMI (Tarbiyatul Mu’allimien wal Mu’allimat Al-Islamiyah).

Beliau juga menjajnjikan bahwa alumni TMI memiliki peluang besar, baik pada dunia kampus maupun dunia kerja. Karena pesantren memang telah membuat sistem yang mengacu pada itu. Kepada seluruh wali santri, beliau mengajak, agar mendidik putra-putrinya dengan pendidkan yang terintegrated agar menjadi investasi orang tuanya di akhirat kelak (Wardan/Billah)