DARUNNAJAH.COM – Bogor, 15 Maret 2018. Dalam rangka mensukseskan ujian MID Semester Genap, panitia ujian memberikan fasilitas kepada para pengawas ujian, untuk mendapatkan nasehat dan arahan langsung dari Pimpinan Pesantren.
Agenda tersebut, memang sudah rutin diadakan setiap kali akan menghadapi ujian. Sekitar 180 Guru pengajar yang dipilih untuk menjadi pengawas ujian. Mereka yang diberikan amanah khusus, oleh panitia ujian, sangat diharapkan kerjasamanya dalam kesuksesan ujian.

Telah hadir Pimpinan Pesantren untuk memberikan nasehat dan arahannya. Didampingi oleh ketua panitia ujian, Ustadz Fathul Mu’minin dan Penjamin Mutu Ustadz Mustofa Kamal. Berikut beberapa catatan penting yang telah disampaikan oleh Pimpinan Pesantren K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc
Pengumuman untuk mengadakan kegiatan agar teruskan dilakukan, agar penyamaan persepsi bisa berjalan dengan maksimal, dan para guru yang bersangkutan bisa hadir dengan lengkap dan sempurna.
Jika ada peralihan kegiatan, maka kegiatan tersebut harus diikuti oleh setiap guru.
Ketika kita dihadapkan dengan amanah, maka amanah itu akan mendatangkan keberkahan. Karena Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan seorang hamba
Ketika menghadapi ujian, bukan hanya bisa terlaksana dan mendapatkan nilai ujian, tetapi harus ada kesungguhan dalam menjalankan amanah. Kesungguhan tersebut harus dilaksanakan oleh para santri dan guru-guru.
Para pengawas wajib mengikuti peraturan yang sudah berlaku.
Ujian adalah wadah atau sarana para santri untuk terus belajar. Dan guru adalah sebagai pengiring, atau pendamping waktu belajar mereka.
Tingkatkan dan hidupkan budaya santri untuk terus membaca buku, semua serba buku. Mulai dari berjalan, belanja ke koperasi pesantren, antri di kamar mandi, antri makan, dan semua kegiatan keseharian mereka.
Semua berawal dari keterpaksaan, namun akan meningkat jika kita melakukannya dengan cara terus menerus.
Berikan pertanyaan dadakan, ketika bertemu dengan para santri. Hal itu akan mendorong para santri, untuk membawa dan membaca buku.
Adakan pengawasan kepada seluruh santri ketika mereka belajar, karena dengan adanya perilaku tersebut, para santri akan terus merasa terawasi
Tidak hanya belajar, tapi ajaklah para santri untuk terus meningkatkan ibadah mereka, seperti melaksanakan sholat dan puasa sunnah. Ajakan tersebut, akan memberikan kesan baik terhadap para guru yang terus mengajaknya.

Tidak cukup hanya mendapatkan nasehat dan arahan pimpinan pesantren, maka dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib pengawasan, mulai dari sebelum ujian berlangsung, proses berjalannya ujian, dan sesudah pelaksanaan ujian. Tata tertib tersebut telah disampaikan oleh Penjamin Mutu. (WARDAN/Mbafer)