MindMap Untuk Anak

DNKindergarten, 11/10

Beberapa minggu lalu, salah seorang guru TK mengikuti seminar di Senayan dengan tema CHILD dengan pembicara Tony Buzan.

Tony Buzan mengarang sebuah buku berjudul “Brain Child”. Isi buku tersebut di ulas dalam seminarnya, diantaranya topik tentang MindMap…. Apa itu MindMap ?

Mindmap itu artinya peta pikiran…maksudnya kita memanajemen otak kita supaya dapat bekerja secara maksimal. Mindmap termasuk dalam ilmu psikologi juga. Jadi konsepnya, menggabungkan kerja antara kecerdasan otak kiri dan otak kanan. Mindmap sendiri terdiri dari gabungan gambar, warna-warna, garis-garis sesuai kreasi kita, kata, ide, jadwal kegiatan dan elemen-elemen lain yang terangkum dan terkait dalam satu kata kunci atau ide. Dan sebenarnya sebelum Tony Buzan menemukan metode ini, penemu tekenal seperti aristoteles, thomas alfa edison, einstein, atau leonardo da vinci sudah lebih dahulu menggunakan metode ini.

Seperti yang kita tau, bahwa otak kanan dan otak kiri mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Misal otak kiri kebanyakan menggunakan logika, sedangkan otak kanan dengan perasaan.

Nah, maka dari itu jika kita jenuh pada kerjaan kita yang membutuhkan analisa dan logika biasanya dengan sendirinya otak kita menyeimbangkannya dengan kita mengkhyal sana-sini… atau melakukan sesuatu yang berhubungan erat dengan perasaan kita. Baru setelah dirasa kita ‘tidak jenuh lagi’, maka siap untuk melakukan kerjaan dengan otak kiri kita lagi. Tapi beda halnya dengan membuat mindmap. Mindmap ini mengoptimalkan kedua kerja otak kita. Misalnya kita menghapal pelajaran dengan menggunakan otak kiri, dengan kita membuat mindmap kita juga menggunakan otak kanan kita dengan mewarnai rangkuman mindmap kita, atau menggambar sesuai kreasi kita. Yah, itu gunanya mindmap. Mindmap juga berfungsi supaya kita mudah menghapal segala sesuatunya. Karena disini kan banyak gambar-gambar dan warna-warninya, jadi yang bekerja adalah otak kanan kita yang mana daya ingat otak kanan bersifat panjang (long term memory). Beda halnya dengan otak kiri yang bersifat jangka pendek (short term memory).

Dan untuk konsep menghapal pada anak-anak kita bisa coba dengan cara mindmap ini. Kan anak-anak cenderung suka menggambar dan warna-warni. Dan daya menghapalnya akan lebih kuat.

Sebenarnya untuk apa saja mindmap dibuat? macam-macam sih, antara lain :

1. menyelesaikan masalah
2. outline/frame work design/rencana ke depan
3. ekspresi kreatifitas/ide-ide brilian
4. merangkum point-point pelajaran/memaksimalkan daya ingat
5. mensinergi team
6. rencana mingguan — misalnya : 1) mental = belajar ; 2) sosial = bergaul dengan teman ; 3) fisik = olahraga ; 4) rohani = puasa ; dll

Lalu bagimana cara membuat mindmap? Sebenarnya ya kembali ke kreasi kita. Tapi ternyata ada secara teorinya. Jadi seperti ini :

1. Membuat gambar di tengah yang mewakili topik
2. Buat cabang-cabang (cabang gurita) dari topik yang di tengah sebagai gagasan utama.
3. Dari gagasan utama tadi, masing-masing dapat dibuat cabang lagi yang mewakili kata kunci sub gagasan.

Dan untuk konsep menghapal pada anak-anak kita bisa coba dengan cara mindmap ini. Kan anak-anak cenderung suka menggambar dan warna-warni. Dan daya menghapalnya akan lebih kuat.
sumber : plusle rainbow blog
Contoh MindMap =>