a href=”http://darunnajah3.com/meriahnya-porseka-2013/pasukan-pramuka-darunnajah-3/” rel=”attachment wp-att-2949″>img src=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2013/08/Pasukan-Pramuka-Darunnajah-3-300×224.jpg” alt=”Pasukan Pramuka Darunnajah 3″ width=”300″ height=”224″ class=”alignleft size-medium wp-image-2949″ />/a>a href=”http://darunnajah3.com/meriahnya-porseka-2013/tari-daerah/” rel=”attachment wp-att-2950″>img src=”http://darunnajah3.com/wp-content/uploads/2013/08/Tari-Daerah-300×224.jpg” alt=”Tari Daerah” width=”300″ height=”224″ class=”alignleft size-medium wp-image-2950″ />/a>
www.darunnajah3.com PORSEKA (a href=”http://darunnajah3.com”>Pekan Olahraga Seni dan Pramuka/a>) merupakan agenda tahunan yang diadakan di Pesantren Al-Manshur Darunnajah 3. Tepat pukul 08.00 WIB Upacara pembukaan PORSEKA dimulai. Upacara tersebut dipimpin oleh Ahmad Faqih, santri kelas 6 TMI atau XII dan sebagai Pembina Upacara adalah Pengasuh Pesantren (Drs. KH. Busthomi Ibrohim, M.Ag).
Usai melaksanakan uapacara, panitia ujian tahun 2012-2013 mengumumkan santri berprestasi untuk menerima penghargaan dari sekolah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Pimpinan Darunnajah (Dr. Sofwan Manaf, M.Si), kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari santri al-Manshur mulai dari tingkat PAUD, Taman Kanak- kanak, Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan juga Aliyah.
Penampilan pertama disajikan oleh santri TMI (MTs dan MA) yang menampilkan kemahirannya dalam menari bendera. Mereka begitu semangat dalam memainkan bendera dan menyesuaikannya dengan irama musik. Kemudian seakan tak mau kalah dengan yang sudah besar, murid PAUD dan TK pun ikut menunjukkan kehebatannya di lapangan. Mereka beramai- ramai memainkan marching band dilanjutkan dengan tari arab.
Selanjutya santri Al-Manshur menampilkan Tari Daerah, disusul dengan beberapa penampilan dari murid a href=”http://darunnajah.com”>Madrasah Ibtidaiyah Al-Manshur/a> mulai kelas IV, V dan VI. Dan dilanjutkan dengan penampilan dari pendekar- pendekar Al-Manshur. Sebelumnya Mereka semua berlatih tanpa mengenal lelah. Usai kegiatan belajar mengajar, mereka langsung mengisi kegiatannya dengan latihan.
Menginjak akhir acara, pasukan Pramuka Darunnajah (paspradarna) menunjukkan aksinya yang mampu membuat orang yang melihatnya tercengang. Pasukan a href=”http://darunnajah.com”>pramuka/a> penggalang yang terdiri dari pasukan putra (Cobra) dan Putri (Edelweiss) ini dengan gagahnya menampilkan kreatifitasnya di depan santri dan para tamu. Mereka baris- berbaris, menyanyikan beberapa lagu pramuka, sandi semaphore dan melewati rintangan yaitu melompati kawat api dan merayap. Dan yang begitu mencengangkan adalah ketika seluruh pasukan putra dibantu panitia membawa menara bambu sepanjang 5 m dan menegakkannya di pinggir lapangan, kemudian salah satu dari pasukan pramuka memanjatnya tanpa bantuan apapun dan meluncur dari atas dengan menggunakan tali dan ikat pinggang.
Semua ini membutuhkan kerja keras, kekompakkan dan semangat yang membara.