Salah satu agenda tahunan untuk meningkatkan minat baca dan kualitas literasi santri di Pesantren Darunnajah Cipining adalah Pekan Ilmiah dan Keterampilan Santri (PIKSA).

Tahun ini adalah kali kedua dilaksanakannya PIKSA. Tepat pada hari Rabu, 6 Maret 2019 , Pembukaan pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, putra dilaksanakan di Auditorium Kampus 3, sedangkan putri dilaksanakan di lapangan futsal Kampus 1.

Pembukaan PIKSA putra berlangsung cukup meriah. Beberapa jenis pentas yang dipersembahkan adalah : Grand Opening yang merupakan ilustrasi keterampilan para santri di pesantren dengan ending pemberian cindera mata yang diterimakan kepada Kepala Biro Pengasuhan Santri dan Pengawas Pesantren, selain itu ada Lantunan Sholawat “Sholatun” dengan iringan kolaborasi dumbuk, bass, melodi, gitar listrik dan drum, Musikalisasi Puisi yang cukup menyentuh yaitu pembacaan puisi dengan iringan instrumen balera drum band, Drama Musikal persembahan dari Teater Bandrex Seniman Kreatif dan Terampil Santri Ashabunnajah (SKETSA) yang berjudul Persahabatan di Pondok sampai Alumni.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Acep Sajidin, M.Si (Kepala Wilayah Kecamatan Cigudeg), Bapak Mi’ad (Kanit Reskrim Polsek Cigudeg), Bapak Roy (Anggota Reskrim Polsek Cigudeg), Bapak Ujang Tambih (Staff Aparatur Desa Argapura), Syeikh Ahmad Ishom Abdul Gayyed At Tamady (Utusan Al Azhar Cairo University untuk Indonesia), Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I (Ka. Biro Pengasuhan Santri), Ust. Faruq Abshari, S.Pd.I dan Ust. Drs. Abd. Rosyid (Pengawas Pesantren), Ust. H. Mustajab Anwar (Staff Biro Humas dan Dakwah), juga seluruh santri putra kelas 1 sampai kelas 6 TMI.

Ust. Muhlisin Muhtarom, Syeikh Ahmad Ishom dan Pak Acep Sajidin, M.Si selaku Camat Cigudeg berkesempatan menyampaikan sambutan pada pembukaan ini.

Dalam sambutannya Pak Camat sedikit menyampaikan program Bupati baru Bogor.

“Setelah dilantiknya Ibu Bupati beberapa waktu lalu, ada program baru yang dicanangkan yaitu : Jum’at Mengaji, Rebo Nyunda dan Panca Karsa (Bogor Cerdas, Sehat, Membangun, Maju, Berkeadaban).”

Beliau juga menambahkan bahwa Pesantren Darunnajah Cipining adalah aset bangsa, maka harus terus meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan.

Di penghujung sambutannya Pak Camat didampingi para tamu undangan dan pengurus pesantren membuka secara simbolis PIKSA Ke-2 dengan ucapan Basmalah dan tabuh gong tiga kali.

Kemudian mereka saling berjabat tangan kemudian berpose bersama di atas panggung, spontan terdengar tepuk tangan meriah dari para santri.

(IG Qotada/WARDAN)