Menu

Menutup Darunnajah Sport Tournament Dengan Seribu Impian

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Salah satu hajat yang mampu menyedot perhatian hampir semua pihak di pesantren Darunnajah Cipining  selama pelaksanaan kegiatan Darunnajah Sport Tournament (Dasment) pada Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (Porseka) ke-23 ialah pertandingan futsal. Tiap kali cabang ini dipertandingkan,  lapangan dipadati tidak saja santri, para supporter dari pemain,  namun juga para ustadz. Akhirnya, futsal menjadi pertandingan yang tidak pernah sepi penonton selama 4 hari dilaksanakan dan meskipun 2 hari terakhir diguyur hujan yang cukup deras. Pertandingan futsal ini dihakimi 2 wasit yaitu Ustadz Dede Maryadi dan Saudara Nopan Maulana.

Dua Tim Di Pertandingan Final
Dua Tim Di Pertandingan Final

Dari beberapa cabang lomba yang diagendakan, 1 cabang yang dapat dipertandingkan selain futsal ialah badminton. Badminton ini turut dipertandingkan sebanyak 7 partai dan bertempat di lapangan badminton asrama putri dengan wasit Ustadz M. Nurrahman.

Pada sebuah upacara penutupan yang dilaksanakan berbarengan dengan penutupan Porseka ke-23 di lapangan upacara kampus 1 Darunnajah Cipining, Rabu (28/7) lalu, sebagai Pembina upacara, Pimpinan pesantren, KH. Jamhari abdul Jalal, Lc. mengamanatkan banyak hal terkait dengan penyelengaraan Dasment perdana ini.

Beberapa point penting dari amanat beliau adalah agar kegiatan Dasment ini menjadi ajang persahabatan antarsekolah di Bogor ini. Hal ini sangat memungkinkan karena ternyata olahraga futsal menjadi salah satu cabang favorit yang sangat potensial dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan. Kemudian untuk mendukung terealisasinya hal tersebut, beliau menginginkan adanya MoU (Memorandum of Understanding) antarsekolah untuk menyepakati dan menciptakan piala bergilir. “Kalau di Eropa sana ada piala Eropa. Kalau di luar sana kita tahu ada piala dunia, mengapa tidak mungkin kita membuat piala Bogor?” tegas beliau di hadapan seluruh peserta upacara.

Briefing Oleh Wasit
Briefing Oleh Wasit

Di hadapan peserta Dasment maupun peserta Porseni tingkat MI yang juga menghadiri penutupan Porseka tahun 2010 ini, Bapak Kyai mengatakan bahwa melalui Dasment dan Porseni diharapkan dapat melahirkan pelajar yang sehat, tidak saja secara jasmani namun juga mental. Karena di dalam olahraga, sportivitas dalam bertanding, baik menjadi pemenang maupun yang kalah harus dijaga sebaik mungkin. Menang dan kalah hendaknya bukan menjadi tujuan, karena dalam setiap pertandingan, tidak mungkin semuanya menjadi pemenang.

Adapun hasil dari pelaksanaan Dasment yang diikuti oleh 17 tim mendapatkan hasil sebagai berikut:

Cabang Futsal:

Juara 1:  SMAN 1 Leuwiliang, mendapatkan Tropy dan Uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000

Juara 2:  SMA 1 Nanggung, mendapatkan Tropy dan Uang pembinaan sebesar Rp 7.000.000

Pembagian Hadiah Futsal Oleh Pimpinan Pesantren
Pembagian Hadiah Futsal Oleh Pimpinan Pesantren

Cabang Badminton:

Juara 1: SMAN 1 Leuwiliang, mendapatkan Tropy dan Uang pembinaan sebesar Rp 500.000

Juara 2: MA ummul Qurro, mendapatkan Tropy dan YUang pembinaan sebesar RP 300.000

(Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Yang Ditunggu Santri! Upacara Pembukaan Pramuka Mingguan

Greeting Scout! Kata tersebut merupakan salam andalan yang akrab di telinga para santri dalam kegiatan pramuka. Setelah sekian lama kegiatan ini resmi ditutup karna para