Menkes RI Hadiri FUI di Darunnajah

JAKARTA/dn.com – Rangkaian acara Pertemuan Besar Ulama, Habaib dan Tokoh se-Indonesia yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta yang telah dibuka pada Hari Rabu, 25 Juni 2008 pk 14.00 WIB tadi siang di Aula Empat Windu Darunnajah yang membahas tentang isu-isu aktual di Indonesia ini masih berlanjut pada malam ini. Setelah dibuka sidang pleno pada saat pembukaan, dilanjutkan dengan meteri yang terbagi dalam beberapa sesi, antara lain sesi pertama dengan materi 'membongkar penjajahan ekonomi di Indonesia, UU Migas, listrik dan hutang luar negeri'. Sedangkan sesi kedua membahas tentang 'membongkar penjajahan peradaban di Indonesia, Pornografi-Pornoaksi, Lab NAMRU-2' yang sedianya dilaksanakan Kamis (26/6) dimajukan hari ini, Rabu.

Pada sesi yang dilaksanakan malam ini dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K), yang membahas perkara kesehatan terhadap berbagai permasalahan Umat Islam pada khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Siti Fadillah mengaku, khawatir dengan riset-riset Namru yang dinilai membahayakan, karena NAMRU-2 adalah lab yang meneliti virus-virus infeksi yang ganas yang bukan hanya untuk Indonesia saja, tapi untuk wilayah Asia

Keberadaan laboratorium medis milik Angkatan Laut Amerika Serikat (Naval Medical Research Unit-2/NAMRU-2) membuat resah masyarakat Indonesia. "saya sebagai Menteri Kesehatan takut jika virus-virus berbahaya yang tersebar di beberapa negara di Asia Tenggara menjangkit di Indonesia", Ujar Siti Fadillah Supari di sela-sela beberapa pertanyaan yan diajukan oleh peserta pertemuan ulama tersebut.

Seusai memberikan keterangan pada sesi ketiga ini, Menteri meninggalkan Darunnajah dengan di sambut pagar betis santriwati dan santriwan TMI Darunnajah, Mereka antusias menyalami ibu menteri yang berjalan di wilayah putri tersebut. "Saya berasal dari Sumatera," ujar salah seorang santriwati ketika ditanya ibu menteri.