Debat Kandidat Ketua OSNI

Debat kandidat ketua OSNI untuk masa bakti 2019-2020 diikuti 4 calon ketua yang bertempat di aula Gedung Makkah 19 Januari 2019.

Semua kandidat ketua OSNI melakukan debat untuk memberikan visi dan misi, serta adu gagasan untuk program yang akan dibuat untuk masa jabatan 1 tahun.

Dalam debat antar kandidat ini terdapat 3 sesi yaitu: pemaparan vis dan misi serta tanya jawab dengan panelis, kemudian dilanjutkan dengan saling tanya dan adu pendapat antar kandidat, dan sesi terakhir adalah sesi tanya jawab dengan peserta debat.

Tanya Jawab Dengan Peserta Debat

Banyak pertanyaan dan gagasan yang dilontarkan oleh para kandidat yang terfokus pada bidang ubudiyah, kebersihan, dan Bahasa, terutama oleh kandidat dari  nomor urut 02 yaitu Rasyid Taqi yang menekankan ubudiyah sebagai program yang didahulukan dibanding program lain.

“Jika kita kedatangan wali santri atau tamu, pasti  yang akan mereka lihat pertama kali adalah kegiatannya terutama ibadah. Jika ibadah sudah terlaksana dengan baik sudah pasti kegiatan lain akan menyusul nya.” Ujar Rasyid Taqi kandidat nomor urut 02.

Lain halnya dengan Rasyid Taqi, kandidat nomor urut 01 Firman Aprianto lebih memilih menekankan terlebih dahulu kebersihan.

“Bagaimana jika kita bisa melaksanakan kegiatan ibadah dan lain lain, jika kebersihan di sekitar kita juga masih saja kotor dan tidak terurus. Sudah pasti amal ibadah kita di tempat kotor  tidak akan diterima karna berhadas besar.” Tutur Firman Aprianto kandidat nomor urut 01.

Dengan diadakannya debat ini, santri  Nurul Ilmi dapat menentukan dan memilih kandidat ketua OSNI yang cocok untuk masa bakti 2019-2020, yang akan menjalankan program dan terobosan untuk semua santri.  Semoga dengan adanya pemilihan ini para kandidat yang terpilih dapat menjalankan amanah yang suci ini.

Kandidat Ketua OSNI Periode 2019-2020:

  1. Firman Aprianto

2. Rasyid Taqy

3. Waros Daulah Khilafah

4. Jalil

(Santri Tv/Rafi)