Mengenal Sistem Pendidikan TMI Darunnajah dalam Orientasi Wali Santri Baru 2026/2027 Mengenal Sistem Pendidikan TMI Darunnajah dalam Orientasi Wali Santri Baru 2026/2027

Mengenal Sistem Pendidikan TMI Darunnajah dalam Orientasi Wali Santri Baru 2026/2027

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta menggelar sesi orientasi berjuful “Mengenal Sistem Pendidikan TMI Darunnajah” bagi wali santri dan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027. Materi disampaikan langsung oleh Pimpinan Pesantren, KH Hadiyanto Arief, SH, MBs., dengan sasaran menjelaskan pola pendidikan pesantren secara sederhana kepada orang tua yang baru pertama kali mengenal dunia pesantren.

Dalam paparannya, KH Hadiyanto menjelaskan makna TMI atau Tarbiyatul Mu’allimin/Mu’allimat al-Islamiyah sebagai satu program pendidikan utuh selama enam tahun, setara SMP dan SMA, yang memadukan kurikulum nasional dengan kepesantrenan. Ijazah lulusannya pun telah mendapat penyetaraan resmi atau mu’adalah sehingga dapat digunakan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri maupun luar negeri.

Beliau menekankan perbedaan mendasar antara sekolah pada umumnya yang hanya mendidik tujuh jam sehari dengan pesantren yang mendidik selama dua puluh empat jam penuh. Tiga pusat pendidikan, yaitu rumah, sekolah, dan masyarakat. Tiga hal tersebut disatukan dalam satu lingkungan asrama dengan satu aturan dan satu keteladanan yang konsisten.

Lima nilai utama yang disebut Panca Jiwa turut dipaparkan sebagai fondasi karakter santri, yakni Keikhlasan, Kesederhanaan, Kemandirian, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan. Seluruh proses pendidikan diarahkan pada visi mutafaqqih fiddin, yakni pemahaman agama yang mendalam sebagai bekal kepemimpinan umat.

Sebagai penguat komitmen keluarga, disampaikan pula pesan lima huruf TITIP dari KH Hasan Abdullah Sahal. Yaitu Tega, Ikhlas, Tawakkal, Ikhtiyar, dan Percaya, sebagai bekal sikap bagi orang tua selama mendampingi anak menempuh pendidikan enam tahun.

Data alumni turut dipaparkan sebagai gambaran hasil pendidikan, di antaranya lebih dari 700 alumni menjalani program khidmah mengajar pada 2026 di sekitar 70 lembaga pendidikan, serta capaian 34 siswa MA Darunnajah lolos PTN melalui jalur SNBT 2026.

Kegiatan orientasi ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan wali santri baru, sekaligus upaya pesantren membangun kesepahaman dan dukungan penuh keluarga terhadap proses pendidikan yang akan dijalani putra-putri mereka selama enam tahun ke depan.