Salah satu santri cilik bernama Nadhif Asykar Zarif.

Bogor, 4 Oktober 2017. Berpisah dengan orang yang kita sayangi terutama orang tua kita adalah hal yang teramat berat. Apalagi dalam usia yang  masih terbilang sangat muda seperti usia anak Sekolah Dasar. Itulah yang di rasakan seorang santri cilik yang bernama Nadhif Asykar Zarif

Dalam keseharian nya Nadhif tidak berbeda dengan teman santri cilik lainnya yaitu mengaji, belajar dan bermain. Santri cilik yang satu ini bercita-cita menjadi seorang tentara yang hafizul Qur’an. Dengan cita-cita yang luar biasa tersebut dia bertekad akan lebih serius lagi dalam belajar.

Dia pun lebih senang tinggal di asrama dari pada harus izin pulang kerumah. Ketika di tanya mengapa lebih senang di Asrama? Dan apa yang membuat betah tinggal di pondok? Dengan yakin Nadhif menjawab “Karena kalau sering pulang nanti malah semakin betah di rumah ustad, di sini juga banyak teman kemudian juga banyak pelajaran jadi semakin banyak ilmu nya kan ustad”.

Nadhif adalah satu dari sekian puluhan santri cilik yang sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semoga cita-cita anak-anak dari seluruh penjuru daerah ini dapat di kabulkan sehingga ilmunya bisa bermanfaat untuk Agama, Nusa dan Bangsa. (Wardan/Mika)