Dari Zefta ke Jakarta, Zefta merupakan kota kecil di pinggir Sungai Nil cabang Dimyath, Provinsi Gharbiya. Kota itu merupakan kampung halaman Syaikh Dr. Shawki Elsayed Yassin Elattar. Provinsi Gharbiya sendiri beribukota di Thantha, sedang El-Mahalla El-Kubra merupakan kota terbesarnya.

Muhammad Salah pemain sepakbola di klub Liverpool juga berasal dari provinsi ini, lebih tepatnya dari kota Kafr El-Zayyat.

Mab’uts (Utusan) Al-Azhar Asy-Syarif merupakan Program Al-Azhar Asy-Syarif yang sudah berlangsung sejak 30 tahun yang lalu. Tahun 2019 ini, Al-Azhar Asy-Syarif mengutus 250 Mab’uts yang diutus ke seluruh dunia, 7 diutus ke Indonesia.

Untuk menjadi Mab’uts, dilakukan seleksi ketat baik ujian tulis maupunĀ  ujian lisan. Para Mab’uts yang diutus tahun ini, mengikuti seleksi 2 tahun yang lalu, dan pengumuman kelulusannya sudah keluar sejak Maret 2018.

Al-Azhar Asy-Syarif, sebagai salah satu Universitas tertua di dunia ini, berdiri tahun 970 M, saat ini memiliki 11 ribu sekolah di seluruh Mesir, dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA, dengan jumlah pelajar 2,2 juta pelajar.

Sedangkan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif memiliki 89 Fakultas di seluruh Mesir, terdiri dari 35 Fakultas-fakultas Umum (Non Studi Agama Islam) dan 45 Fakultas-fakultas Studi Agama Islam, dengan jumlah mahasiswa 100 ribu, yang terdiri dari 40 ribu mahasiswa asing dari 120 negara.

Syaikh Dr. Shawki merupakan Syaikh Ma’had (Kepala Sekolah) Ibrahim Abdul Ghani Salim al-Azhari, jenjang SD dan SMP, yang terletak di Zefta.

Menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Azhar Asy-Syarif Cabang Thantha, S2 Jurusan Fiqh Perbandingan di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Azhar Asy-Syarif Cabang Thantha, dan S3 Jurusan Fiqh Perbandingan di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Azhar Asy-Syarif Cabang Damanhur.

Saat ini Syaikh Dr. Shawki menjadi Mab’uts Al-Azhar Asy-Syarif untuk Pondok Pesantren Darunnajah mulai 9 November 2019 hingga 3 tahun kedepan insyaallah.

(dn.com/danisha)