
Senin, 11 November 2024 – Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 memulai pelaksanaan Ujian Lisan Semester 1 untuk Tahun Ajaran 2024/2025. Ujian ini adalah salah satu bagian penting dalam rangkaian penilaian akademik yang harus diikuti oleh seluruh santri. Ujian ini meliputi tiga mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Alquran. Ujian Lisan ini merupakan tahapan awal yang wajib diikuti sebelum para santri dapat mengikuti Ujian Tulis sebagai penilaian akhir semester.
Seluruh santri Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 diwajibkan untuk mengikuti Ujian Lisan ini. Para ustadz dan ustadzah yang berkompeten di bidang masing-masing bertugas sebagai penguji, menguji kemampuan santri dalam memahami dan menerapkan pelajaran yang telah dipelajari selama satu semester. Para penguji juga bertanggung jawab menilai sejauh mana kemampuan lisan para santri dalam menjelaskan dan menguraikan materi yang dikuasai.
Pelaksanaan Ujian Lisan ini dimulai pada hari Senin, 11 November 2024, dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari dimana 1 hari untuk Musamahah hingga Kamis, 14 November 2024. Dengan waktu yang terjadwal ini, setiap santri mendapatkan kesempatan untuk diuji dalam ketiga mata pelajaran, dengan suasana yang kondusif dan terjadwal.
Lokasi pelaksanaan Ujian Lisan diadakan di ruang-ruang belajar Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6, yang telah disiapkan khusus untuk memastikan kenyamanan serta ketenangan selama proses ujian berlangsung. Setiap ruangan sudah diatur dengan baik agar para santri dapat fokus dan percaya diri dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para penguji.

Tujuan utama diadakannya Ujian Lisan Semester 1 ini adalah untuk mengukur pemahaman serta keterampilan santri dalam menguasai pelajaran yang diajarkan selama satu semester, khususnya dalam Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Alquran. Selain menjadi bagian dari penilaian akademik, ujian ini juga diharapkan dapat melatih keterampilan berbicara, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperdalam penguasaan materi secara lisan.
Proses Ujian Lisan dilakukan dengan metode tanya jawab. Setiap santri diuji secara lisan, di mana mereka harus menjawab pertanyaan sesuai dengan tingkat kesulitan materi yang sudah dipelajari. Dengan sistem ini, para santri diharapkan dapat menjawab dengan bahasa yang baik dan benar serta menunjukkan pemahaman yang mendalam.
Melalui Ujian Lisan ini, diharapkan para santri mampu menunjukkan hasil belajar yang optimal. Selain itu, ujian ini juga menjadi persiapan penting sebelum menghadapi Ujian Tulis yang akan dilaksanakan setelah rangkaian Ujian Lisan ini berakhir.