Menengok Dapur Panitia Ujian semester Ganjil

Panitia ujian semester ganjil (I) untuk tahun pelajaran 2011-2012 adalah tim yang saat ini paling sibuk. Memasuki musim ujian ini, mereka harus bekerja ekstra keras agar pelaksanaan ujian dapat lancar sesuai harapan. Tim yang digawangi oleh Ustadz Muhammad Nurrahman dan Ustadz Husnul Mubarok ini, kini menempati salah satu ruangan di gedung perkantoran sekolah kampus 2.

Bisa dibilang, mereka bekerja sepanjang hari setiap harinya. Kesibukan mereka dimulai pada malam hari dengan merapikan soal-soal ujian santri. Mereka harus mempersiapkan soal dalam 34 paket, karena peserta ujian tahun ini terbagi dalam 34 ruangan. Pagi harinya, mereka membawa ketiga puluh paket soal tersebut ke 3 kampus yang ada guna mempersiapkan soal-soal ujian pada setiap ruangan. Sebagai tambahan info, ujian untuk jam pertama dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB. Berarti mereka harus stand by sebelum itu. Lalu, usai ujian, mereka kembali merapikan soal-soal dan jawaban serta mengepaknya untuk dialamatkan kepada guru pengajar guna dikoreksi. Mereka juga memiliki tugas untuk mengambil hasil nilai ujian beberapa hari kemudian dari para pengoreksi.

Di sisi lain, kesibukan panitia juga tampak dari kegiatan sekretaris. Jajaran sekretaris sendiri terdiri dari beberapa orang, mengingat kesibukan mereka yang terhitung berat. Mereka memiliki tugas mengetik soal untuk materi pesantren, padahal materi pesantren sangat dominan. Dalam beberapa kelas, materi pesantren (kurikulum pondok pesantren modern) mencapai 100 persen diberikan.Bahkan, naskah soal itu diketik dalam bahasa Arab dan Inggris.

Tim panitia ujian memiliki masa tugas selama setahun. Guna memaksimalkan target pembelajaran, kepanitiaan ini telah mulai sibuk sejak ujian tengah semester. Mereka baru dapat beristirahat usai pelaksanaan pembagian raport nanti.

Untuk mensukseskan pelaksanaan ujian semester ganjil tahun pelajaran 2011-2012 ini, mereka dibantu oleh + 111 guru yang bertindak sebagai pengawas ruangan dan pengawas umum. Para pengawas ini juga mendapatkan arahan dan nasihat dari pimpinan pesantren sebelum pelaksanaan ujian dilaksanakan. Arahan ini terkait pula disiplin dan tata tertib selama menjadi pengawas. Diharapkan agar selama pengawasan ujian berlangsung, suasana menjadi kondusif.

Menurut agenda panitia, pelaksanaan ujian berlangsung selama 3 pekan. 1 pekan pertama adalah pelaksanaaan ujian lisan (26 Nopember s.d. 1 Desember 2011). Sedangkan 2 pekan selanjutnya (3 s.d. 17 Desember 2011) sesi berlangsungnya ujian tulis. (Wardan/Billah)