Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (TOT) bagi 117 santri kelas 5 TMI di Kampus 3 pada Sabtu–Selasa, 07–10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak kader pemimpin yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan akhlak yang kokoh.





Mengusung tema penguatan iman dan akhlak sebagai fondasi utama seorang mukmin, kegiatan ini menanamkan pemahaman bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada kemampuan jasmani, melainkan juga pada keteguhan hati, kedisiplinan, dan kemuliaan akhlak. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Dalam pelaksanaannya, Pembimbing Tapak Suci Darunnajah 2 Cipining (TSDC) menghadirkan narasumber berpengalaman untuk memberikan pembekalan secara komprehensif. Muhammad Arsyad Umar, pelatih atlet nasional DKI Jakarta, menyampaikan materi mengenai sejarah organisasi, regulasi pertandingan, hingga sistem pembinaan atlet berprestasi. Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik sebagai upaya membentuk kader pelatih yang profesional dan berintegritas.





Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 117 santri kelas 5 TMI yang mengikuti rangkaian pembinaan selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Februari 2026, bertempat di Aula Kampus 3 Pesantren. Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri berpengalaman, di antaranya Muhammad Arsyad Umar, Yusuf, dan Abdul Malik.
Selain materi organisasi dan pembinaan atlet, Yusuf dan Abdul Malik memberikan pelatihan mengenai teknik pertandingan serta dasar-dasar perwasitan dalam Tapak Suci. Para peserta juga dibimbing untuk meningkatkan ketahanan fisik melalui latihan yang terarah dan disiplin. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi santri yang sigap, bermental kuat, dan memiliki jiwa kepemimpinan.








Panitia penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam mengembangkan kemampuan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. “Kami berharap para santri mampu menjadi atlet sekaligus kader pelatih yang berprestasi dan membawa nama baik pesantren,” ujar salah satu panitia.
Meskipun pelaksanaan berlangsung dalam waktu yang cukup singkat, semangat dan antusiasme peserta tetap terlihat di setiap sesi kegiatan, khususnya saat mengikuti long march dan pelatihan lapangan. Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bela diri, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan kemudian ditutup secara resmi di Aula Kampus 3 dengan penuh semangat dan harapan agar seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan sekitar. Mari bersama-sama mencetak generasi kuat yang mengedepankan akhlak mulia dalam
setiap langkah perjuangan mereka di masa depan.