Mencuci Bersama Berarti Bersih Bersama

DNKindergarten, 03/05

Cek…kucekkk…kucek…Cek…kuceekk….kucek…asiik…ya…!!!

Serunya pagi tadi di TK Darunnajah, karena ada ” Cuci Baju  Bersama”. Teman-teman dari kelas  A1 mencuci baju bersama di TK. Dengan alat-alat cuci yang disediakan oleh guru seperti baju kecil, sabun, sikat, serta ember, mereka bersemangat berbondong ke kamar mandi.

Sebelum mereka memulai, guru mempraktekkan dahulu cara mencuci kemudian kegiatan ” mencuci bareng ” pun dimulai. Dari merendam cucian kemudian menyikat kotorannya lalu membilas hingga bersih sampai busanya menghilang. Semua senang karena mereka mencuci sambil bermain air sampai basah-basahan. Selesai mencuci, mereka berganti baju yang sudah disiapkan. Terakhir baju yang sudah dicuci kemudian dijemur deh. Kegiatan mencuci ini bertujuan untuk mengajarkan kepada anak tentang kebersihan dan bagaimana cara untuk membersihkan baju yang mereka pakai sehari-hari.

Nah untuk para orangtua, teman-teman ingin berbagi Tips tentang cara mencuci Pakaian si Adik Kecil…ikuti yuk…!!!

Pakaian bayi yang baik haruslah bersih dari kotoran dan kuman yang mungkin bisa menyebabkan gangguan kulit si kecil. Untuk itulah perlu perhatian khusus dalam urusan cuci mencuci pakaian bayi sehingga perlu pembedaan dalam mencuci pakaian keluarga. Ketika mencuci sebaiknya dipisah antara bayi dan anggota keluarga lain yang sudah besar.

Aktivitas sehari-hari bayi dan anak kecil lebih jorok dibandingkan yang sudah dewasa. Mulai dari pup dan pipis di celana, air liur belepetan ke mana-mana, bermain-main di tempat kotor, merangkak-rangkak di ubin kotor, bermain kotor-kotoran di kebun, dan lain sebagainya. Dengan begitu apabila kita gabung dengan pakaian orang dewasa normal, maka semua pakaian dari terkontaminasi dan akhirnya butuh tenaga ekstra untuk membersihkan semua pakaian.

Tips cara mencuci pakaian bayi / baju bayi yang baik :

1. Gunakan tangan untuk mencuci baju bayi agar lebih bersih. Pakailah air, ember, sikat halus, dan sebagainya yang bersih
2. Pisahkan antara baju yang kena kotoran pup, pipis, dan kotoran lainnya.
3. Bersihkan baju yang kena kotoran di dalam ember yang telah berisi air dan diberi deterjen (deterjen khusus bayi lebih baik).
4. Gosok dengan sikat gigi atau sikat halus agar bersih. Jika telah bersih buang air deterjennya.
5. Setelah kotoran sudah bersih bisa digabung dengan baju yang tidak kena kotoran di ember berisi deterjen baru. Bisa juga tetap dipisah sehingga melakukan 2 kali pencucian.
6. Cuci, kucek-kucek dan peras-peras agar pakaian bayi bersih.
7. Bisa juga memakai pelembut pakaian agar lebih harum dan lembut.
8. Jemur di terik matahari agar kering sempurna dan sisa kuman mati. Gunakan jemuran yang bentuknya mirip gurita agar lebih mudah menjemur.
9. Ketika menyetrika pakaian bayi sebaiknya tidak memakai cairan pelicin dan pengharum karena khawatir menimbulkan alergi kulit.
10. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup, atau ditumpuk di keranjang plastik jika sering digunakan.

sumber : organisasi.org

(sita,[email protected])