Mencari Pemimpin Masa Depan (1)

Salah satu agenda kegiatan yang tengah berlangsung pada pekan ini di pesantren Darunnajah Cipining adalah pemilihan ketua-ketua organisasi santri (siswa). Tampak di ketiga kampus pesantren, wajah-wajah para formatur menghiasi berbagai tempat lengkap dengan visi misi-nya. Bahkan pada beberapa pamplet, identitas formatur dilengkapi dengan asal daerah kandidat.

Asrama Putra

Perhelatan akbar pemilihan ketua Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) putra mengambil tempat di lapangan basket, Selasa (10/1). Acara yang dilaksanakan selepas sholat Isya ini menampilkan 4 formatur untuk ketua OSDC dan 4 formatur untuk ketua Koordinator Pramuka (Bindep). Keempat formatur tersebut adalah:

A. OSDC

1) Aulia Tri Syamsul (Bogor)

2) Fajri Arba (Jakarta)

3) Mahatir Darmawan (Jakarta)

4) Iqbal Maulana (Bogor)

B. Koordinator Pramuka

1) Haq Qolbin Fathona (Jakarta)

2) Muhammad Zein Alawi (Tangerang)

3) Agung Mashudi (Bogor)

4) Tegar Wahyu Saputra (Jawa Tengah)

Dalam sambutannya, kepala biro pengasuhan, Ustadz Ahmad Rosichin, S.Pd.I mengajak kepada seluruh warga asrama santri putra untuk dapat memilih ketua OSDC masa depan yang dedikatif, produktif, dan mampu mengayomi. “Hendaknya, kepengurusan sekarang bisa dijadikan tolok ukur untuk memilih ketua baru OSDC. Kepengurusan yang akan datang harus lebih baik dari sekarang. Allahu Akbar” kata beliau.

Sementara itu, pembimbing P3 (Panitia Pergantian Pengurus), Ustadz Ahmad Sulaiman mengatakan bahwa saat itu adalah moment yang sangat penting baginya, bagi para santri dan bagi pesantren Darunnajah Cipining. Ia menilai, bahwasannya banyak alumni Darunnajah Cipining yang sukses berangkat dari menjadi pengurus OSDC. Maka dari itu, pengajar yang juga berstatus sebagai mahasiswa Unas tersebut menginginkan agar para santri dapat belajar dari OSDC ini.

Selanjutnya, ia mengharapkan agar kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan agenda panitia. Obsesinya pula, agar dengan moment ini terlahir nantinya para pemimpin masa depan yang nasionalis agamis. “Saat ini Indonesia masih minus pemimpin yang baik. Sesuai harapan masyarakat. Indonesia masih sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin terbaik yang insya Allah akan lahir dari pesantren. Amin”

Saat itu, sebelum warga OSDC memilih ketua barunya, para kandidat tersebut diperkenalkan satu per satu. Guna menggiring dan membangun persepsi, ketajaman visi misi para kandidat dipertajam dengan sesi dialog terbuka. Moment ini dipandu langsung oleh Ustadz Imam Ghozali, S.Pd.I.

Di akhir perhitungan suara, Ustadz Mu’allim Fajri yang bertugas sebagi saksi dari pihak dewan guru mengumumkan bahwa formatur bernama Iqbal Maulana unggul dengan perolehan 179 suara. Pada posisi ke-2 ditempati oleh Aulia Tri Syamsul. Keduanya adalah ketua terpilih untuk OSDC.

Sedangkan untuk koordinator pramuka, formatur atas nama Haq Qolbin Fathona berhasil mengantongi sebanyak 183 suara. Diikuti dengan Agung Mashudi di nomor ke-2 dengan dukungan 174 suara.

Asrama Putri

Semarak pemilihan ketua OSDC dan koordinator pramuka masa bhakti 2012-2013 juga nampak di asrama putri, Selasa (10/1). Dengan menempati pelataran masjid putri, warga OSDC putri tengah diiming-imingi visi misi oleh para kandidat. Ingin mendapat pilihan yang tepat, maka visi misi ini menjadi sebuah bargaining yang sangat mahal melalui sesi dialog terbuka dengan moderator Ustadzah Inayah.

Tampil sebagai kandidat ketua OSDC putri periode 2012-2013 yaitu:

1) Ririn Karmila (Tangerang)

2) Rulita Pratiwi (Bogor)

3) Daniah Nur (Jakarta)

4) Zulfa Qurrotuaini (Tangerang)

Sedangkan kandidat koordinator Pramuka putri adalah:

1) Dena Putri (Bogor)

2) Shofinatussakinah (Bogor)

3) Fillah Kholifah (Tangerang)

4) Muna Nafisah (Bogor)

Pada kesempatan ini, kepala asrama putri, Ustadz Kamilin menganjurkan agar warga OSDC putri dapat menentukan pilihan yang bijak. Memilih yang terbaik dari kedelapan formatur. “Malam hari ini, kalian akan menentukan langkah untuk satu tahun ke depan. Mau seperti apa? Saya berharap satu tahun ke depan ada perubahan-perubahan berbentuk sebuah kemajuan-kemajuan sesuai visi misi para kandidat”

Ustadz Kamilin juga menyinggung soal pendidikan Darunnajah Cipining yang berbasis leadership. “Acara-acara seperti ini juga merupakan bentuk pendidikan pesantren. Selain berupa nilai-nilai akademik yang telah dibagikan pada semesteran sebelumnya , pesantren mendidik para santri dengan praktik berorganisasi. Maka, mari kita lakukan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya agar kita benar-benar menjadi manusia yang berprstasi”

Sementara itu, ketua panitia P3, Raihana Rizki, dalam sambutannya mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat agar kesuksesan acara malam itu tercapai. Ia mengatakan, bahwa moment tersebut adalah awal dari semua kegiatan P3, sehingga jika diawali dengan sukses, ke depannya agenda P3 akan mudah dan lancar.

Selanjutnya, Raihana Rizki membacakan beberapa aturan teknis dalam pelaksanaan pemilihan ketua OSDC dan Koordinator Pramuka. Secara umum, teknis pelaksanaan pemilihan adalah LUBER (langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia).

Di akhir pemilihan, duduk sebagai ketua terpili OSDC masa bhakti 2012-2013 adalah Rulita Pratiwi setelah sukses memperoleh 231 suara. Diikuti selanjutnya dengan Zulfa Qurrotuaini dengan 156 suara. Pada Koordinator Pramuka, Dena Putri mengantongi 207 suara dan Fillah Kholifah dengan 235 suara. Namun sesuai dengan kelasnya, Dena Putri (kelas XI MA/5 TMI) menjadi ketua 1 dan Fillah Kholifah (Kelas X MA/4 TMI) duduk sebagai wakil.

Asrama Kampus 2

Serunya pemilihan ketua organisasi santri juga dirasakan oleh santri yang berada di kampus 2. Dengan mengenakan seragam hitam putih, seluruh warga kampus 2 turut menyelenggarakan pemilihan ketua OSDC 2, Senin (10/1). Acara yang bertempat di pelataran area gedung sekolah tersebut dimulai selepas sholat Isya.

Dalam sambutan pengantar, kepala asrama, Ustadz Isa Abdillah, SE kembali menegaskan bahwa ukuran keberhasilan itu adalah harus lebih baik. Maka ia menginginkan agar kepengurusan di OSDC 2 dapat lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, himbauannya kepada seluruh warga kampus 2 untuk menentukan sikap dengan memilih ketua yang bisa membawa ke arah kebaikan itu.

Setelah berdialog panjang mengenai visi misi para kandidat dan dilanjutkan dengan pemilihan formatur, pembimbing panitia, Ustadz Zainal Muttaqien, S.Pd mengumumkan hasilnya. Duduk sebagai ketua OSDC 2 putra terpilih adalah Edi Faturrahman setelah berhasil mengumpulkan 23 suara. Menempati posisi ke-2 adalah Nanang Kurniawan dengan 20 suara. Untuk OSDC 2 putri terpilih adalah Melisa dengan 21 suara dan diikuti oleh Vera Veriana dengan belasan suara. (Wardan/Billah).