
Pada masa golden age biasa disebut dengan (usia emas), anak-anak tidak hanya mengenal Pendidikan akademik seperti mengenal angka dan huruf saja, tetapi anak-anak juga mengenal Pendidikan islami dan nilai-nilai moral seperti empati dan semangat berbagi. Agar anak dapat membetuk fondasi karakter yang akan menjadi bekal seumur hidup. Nah, bagaimana cara kita dalam menamankannya dengan cara yang menyenangkan dan konkret bagi Anak Usia Dini? Yaitu bisa dimulai dengan sebuah kotak sedarhana seperti “kotak sedekah“.

Kotak sedekah bukan sekedar tentang uang
Bagi anak usia dini, konsep tentang uang ini masih sangat abstrak, oleh karena itu, kotak sedekah pada anak usia dini ini sangat perlu kita desainkan dengan lebih kreatif. Tujuannya bukan hanya untuk mengenal tentang nilai mata uang, tetapi juga melatih anak untuk saling berbagi atau memberi. Kota sedekah ini bukan hanya sekedar tempat untuk menampung uang saja, tetapi bisa juga berbentuk barang.
Anak- anak bisa mengisi kotak ini dengan berbagai bentuk baikan seperti:
- Sedekah dengan mainan: meminta anak untuk memilih satu mainannya yang masih bagus namun sudah jarang dimainkan untuk diberikan kepada teman yang membutuhkannya
- Sedekah dengan buku: ajak anak untuk memilih buku-buku yang sudah dibaca kemudian dibagikan kepada yang membutuhkan, seperti bisa dibagikan kepanti asuhan
- Sedekah dengan hasil karya anak: anak bisa membuat hasil karya yang menarik dan bermanfaat seperti membuat kotak pensil dari botol plastik untuk diberikan kepada orang lain.
Manfaat yang anak dapatkan:
- Anak memahami tentang perasaan orang lain yang lagi membutuhkaan
- Merasakan kebahagiaan saat memberi
- lebih bersyukur terhadap apa yang anak milik
- Anak belajar dalam mengambil keputusan dengan apa yang mereka ingin berikan.
Jadi, perlu kita ketahui dengan kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat berharga pada anak usia dini. Nilai-nilai yang ditanamkan tidak akan pernah hilang, anak-anak yang suka bersedekah akan tumbuh menjadi seorang pribadi yang memiliki karakter yang islami.
