Oleh: Anjar F Sari, Nabila M, Fakhrunnisa H
Sudah menjadi kegiatan santri putri Darunnajah Cipining untuk membaca Al-Qur’an bersama di masjid. Biasanya, hal ini dilakukan seusai salat Maghrib dan Subuh. Dengan dibimbing bagian peribadatan, para santri membaca Al-Qur’an dengan penuh hikmat dan tertib. Berikut adalah bagian pribadatan OSDC putri yang selalu siap menggerakkan dan mengatur pengajian di masjid putri, mereka adalah Aizah, Neng Nur Hamidah, Diah Santika, dan Muthya Damayanti.
“Para santri membaca Al-Qur’an dengan tujuan memperkuat iman, menjalankan petunjuk Rosul, dan menabung amalan untuk akhirat” tutur Kak Aizah memberi motivasi di hadapan para santri dalam setiap kesempatan. Bagi santri yang enggan untuk membaca Al-Qur’an maka bagian Peribadanlah yang bertanggung jawab. Selain itu, bagian ini juga mengatur tata letak Al-Qur’an di masjid agar terlihat rapi dan mudah dijangkau oleh para santri.
Rutinitas membaca Al-Qur’an adalah kewajiban setiap umat Islam.Berselingan dengan membaca Al-Qur’an, para santriwati dibimbing bagian peribadatan untuk belajar tajwid. Tujuannya untuk membenarkan bacaan-bacaan ayat suci Al-Qur’an yang belum sesuai.
Setiap bulannya, salah satu program kerja bagian peribadatan ialah mengumumkan santriwati terajin pergi ke masjid. Pada bulan Mei 2009 ini, santriwati terajin pergi ke masjid dinobatkan kepada saudari “Zhofirah”, santriwati kelas VII MTs.
Program kerja lain dari bagian peribadatan adalah membaca Yasin dan berdo’a untuk sanak keluarga santriwati yang sedang tertimpa musibah. Tujuannya agar yang mendapat musibah, diringankan bebannya dan ditabahkan hatinya. Dengan begitu, semua santriwati mengetahui siapa saja santriwati yang sedang mendapatkan musibah sehingga dapat menasihati dan membantunya dengan sesuatu yang bisa meringankan bebannya.