Makna Tari Bagi Anak

DarunnajahKindergarten, 05/04

Tari menurut Haukin (salah satu pakar tari) adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk  gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta (Haukins: 1990, 2).

Tari sering kita lihat dalam berbagai acara baik melalui media televisi (TV), maupun berbagai kegiatan lain seperti pada acara pentas seni, lomba atau peringatan hari besar  nasional.


Tari merupakan salah satu cabang seni, di mana media ungkap yang digunakan adalah tubuh. Tari mendapat perhatian besar di masyarakat. Tari ibarat bahasa gerak  merupakan alat ekspresi manusia sebagai media komunikasi yang universal dan dapat dinikmati oleh siapa saja, pada waktu kapan saja.

Tari juga mempunyai peran bagi anak. Karena tari merupakan kegiatan kreatif dan konstruktif serta menumbuhkan intensitas emosional. Tari dapat dijadikan aktivitas rekreasi, terapi, juga dapat menjadi alat ekspresi dan laku estetis, inilah nilainya bagi anak. Seorang guru yang mengajarkan tari kepada siswa sangat perlu mengetahui berberapa hal seperti apakah sebenarnya tarian itu, kegiatan apa saja yang menjadi program dalam tari, apa sumbangannya bagi perkembangan dan pendidikan anak.

Pengajaran seni tari untuk TK memerlukan latihan-latihan dan teknik yang sesuai dengan perkembangannya untuk menemukan kekuatan, fleksibilitas, keseimbangan dan ketepatan, dengan tujuan untuk dapat mengontrol dan mengkoordinir kegiatan gerak anak.

Pengalaman tari secara mendasar memungkinkan anak-anak untuk menemukan kekuatan sebagai alat komunikasi serta bagaimana ia dapat membangunnya menjadi bentuk-bentuk yang sederhana sebagai simbol-simbol ekspresi. Bagi anak gerak-gerak ritmis sekaligus merupakan kebutuhan organis dan kesenangan yang konstan. Tari bagi anak-anak adalah sangat perlu walaupun kadang hanya untuk kesenangan saja dan bila dikehendaki akan mudah sekali merangsang kreatif anak yang sering kali aneh dan lucu.

Tujuan utama dari tari adalah agar anak dapat menemukan hubungan antara tubuh dan seluruh eksistensinya sebagai manusia. Menari seperti kesenian lainnya adalah merupakan sumber pengetahuan, yang dapat diserap, akan tetapi diperlukan kedisiplinan serta kemampuan mengungkapkan irama dalam bentuk-bentuk yang jelas, agar dapat diambil manfaatnya. Tari mampu menanamkan pengaruh yang bermanfaat terhadap pembentukan kepribadian anak, juga berguna bagi perkembangan bakat anak secara wajar.

Tari untuk anak penilaiannya bukanlah mengenai baik buruknya tarian, melainkan sasarannya adalah membantu proses kreatif yang memberikan pengalaman pada anak, sehingga dapat menjadi sarana untuk membantu perkembangan anak secara utuh. Melalui media tubuhnya, anak akan mendapat kepuasan dalam proses perkembangan fisik dan jiwa anak sebagai eksistensi dirinya dalam bersosialisasi. Disinilah peran guru tari sangat penting dalam perkembangan anak, melalui tari diharapkan guru dapat mengembangkan sifat dasar anak yang aktif, kreatif dan inovatif dalam proses belajarnya.

shareseriale online