Luapan Santri: Berjuta Harapan di Pondok

‘’Pokoknya gak mau masuk Pondok’’. Perkataan orang yang diluar sana.

Di zaman sekarang ini banyak yang enggan untuk masuk pondok. Sebenarnya, jika ia coba masuk Pondok maka banyak yang akan ia dapatkan di Pondok ini, apabila ia mengetahuinya. Oke, walaupun banyak rintangan yang datang menghampiri. Tetapi dibalik itu semua banyak manfaat yang terkandung di dalamnya. Nah, sebenarnya ada apa sih di pondok itu? Mereka yang diluar berpendapat ‘’iih males banget masuk pondok banyak peraturannya,  gak boleh megang Hp (handpone), pokoknya gak enak deh’’ dan beribu-ribu alasan lainnya yang mereka ucapkan. Padahal jika mereka berfikir serta tahu maka begitu banyak keuntungan yang akan meraka dapatkan di Pondok ini. Mungkin bagi kalian yang berfikir tentang Pondok atau pasti kalian berfikir Pondok itu seperti penjara yang bnyak peraturan, makanannya yang berbeda dengan yang dirumah dan serta mengantri dalam melakukan segala kegiatan. Nah itu semua sebenarnya, melatih kita untuk bersabar dan agar kita bisa mandiri dalam menghadapi kehidupan ini.

Bagi kalian yang di pondok baik yang betah maupun kurang betah. Jika kalian tidak betah dan meraung untuk pindah  maka coba deh bayangkan bagaiman perjuangan orangtua kita yang memasukan kita ke Pondok. Apa kalian tidak kasihan terhadap mereka ? perjuangan mereka tanpa lelah, berkorban demi anaknya. Dan mereka berharap agar kita bisa menjadi penerus keluarga yang berilmu dan beriman.

Coba kalian ingat! Usaha apa yang mereka berikan untuk membuat kalian bertahan di sini? Apakah pernah kalian membalas semua perjuangan yang telah mereka lakukan? Kemudian bandingkandengan rasa sayang mereka terhadap kita sangatlah tinggi. Masa kita berani membuat mereka sedih dan kecewa. Tentu, kalian dan kita semua tidak menginginkan seprti itu.

Pernahkah kalian mendengar orangtua kita mengatakan ‘’Nak, banggain mama sama bapak ya, biarin mama sama bapak yang begini, tapi kamu harus bisa lebih baik dan banggain kita. Tunjukan kepada kita bahwa usaha kita selama ini bermanfaat serta tidak sia-sia dan selagi bapak dan ibu masih hidup kita bakal kasih yang terbaik buat kamu, nak.’’  Atau ucapan lain yang mendekati itu. Coba kalian resapi kata-kata itu, dibalik itu semua terdapat makna yang besar dan harapan besar dari orangtua. Seandainya orangtua kalian tidak berkata seperti itu pastilah pernah terbesit di hati mereka untuk mengtakan seperti itu.

Maka dari itu, mari kawan kita sama-sama bermuhasabah. Sebanyak apa perbuatan kita yang membuat mereka menangis dan kecewa. Kita sebagai anak memiliki amanat serta harapan besar dari orangtua kita untuk menjadi yang lebih atau sukses.

Go!!! Be the best from the best. Ingat! Dunia itu tak selamanya lurus tanpa rintangan. Why? Because live is never flat. Tetapi dengan masuknya kita di pondok mungkin kurang begitu nyanam namun hasilnya dapat dirasakan setelah dewasa atau bahkan sampai akhirat nanti. Yakinlah pasti sukses qo!

Ditulis oleh Ira Damayanti santriwati kelas VII/1 MTs, Komunitas WARNA.

[Adawiyah]