Genap lima hari Pengurus OSDNS menggantikan para pengurus OSDN yang sedang melaksanakan studi banding keorganisasian ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, mereka adalah para santriwan kelas IV yang sekarang juga menjabat sebagai pengurus rayon dan pengurus gugus depan. Meskipun mereka sudah menjadi kepengurusan dalam dua bidang tersebut (rayon dan kepramukaan), tetap saja OSDNS lah yang merupakan organisasi yang mengatur santri dengan kaliber yang lebih besar.
Mereka harus belajar untuk membagi waktu, ketika ia sebagai pelajar, maka ia harus menjadi seorang santri yang selalu giat belajar di kelas dan yang selalu memperhatikan guru serta menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan olehnya. Ketika ia menjadi seorang pengurus rayon, maka ia harus bisa mengatur para anggotanya mulai dari bangun tidur sebelum shubuh, menggebraki mereka dalam shalat lima waktu, hingga hendak tidur lagi.
Ditambah lagi dengan amanah yang diemban lagi, OSDNS, sesuai dengan tugas-tugas mereka per bagian, bagian keamanan yang menggebraki seluruh santri untuk menunaikan ibadah shalat lima waktu, bagian pengajaran yang mengatur shaf-shaf para santri di Masjid dalam shalat lima waktu hingga mengatur halaqah-halaqah para santri ketika mereka membaca Al-Qur’an, sehingga ada kiasan “Qismut ta’lim, datang duluan pulang belakangan”, Bagian Bahasa yang menjadi contoh para santri untuk berbahasa resmi.
Bagian Olahraga, Bagian Pengajaran, Bagian Kebersihan yang seluruhnya mempunyai andil masing-masing dalam berkecimpung mengatur kegiatan santri setiap harinya, dan tidak dapat dijelasakan satu persatu secara mendetail. Semoga OSDNS mendapatkan pahala dari Allah swt. Aamiin
Teruslah belajar untuk berorganisasi, karena ilmu keorganisasian tersebut akan kalian butuhkan di masa yang akan datang (Imam Khairul Annas)