KUNINGAN/dn.com – Kegiatan bakti Sosial (Baksos) yang begitu singkat ini dimanfaatkan sepenuhnya bagi santri TMI Darunnajah untuk mengefektifkan jadwal, dengan menempuh perjalanan yang cukup lama, sekitar 6 jam perjalanan, berangkat dari Pesantren Darunnajah Jakarta pk 11.30 Wib dan tiba di Pesantren Madinatunnajah Cilimus Kuningan pk 17.30 Wib. Setibanya di Tempat tujuan, peserta menurunkan barang yang akan dibagikan di Baksos, breafing dan merencanakan program yang akan dijalankan, pembagian tugas dan melaksankaan kinerja masing-masing yang terbagi menjadi 2 kelompok.
mendekorasi panggung acara, membuat kupon baksos, menghubungi Kepala Dusun dan mendistribusikan kupon ke rumah-rumah warga.Pada malam harinya masih melanjutkan dekorasi panggung, sebagian bakar ubi dan singkong.
Pagi harinya setelah sholat subuh, para santri mendatangi mata air di Hutan lindung milik Pesantren Madinatunnajah. hingga menjelang siang, pk 08.00 Wib acara puncak baksos dimulai. Acara bertempat di Aula Pesantren Maditunnajah Cilimus. Hadir dalam acara diantaranya Kepala Dusun Ragasakti, Pimpinan Harian Pesantren, Ust Ahmad Sukeri, santri Madinatunnajah dan warga sekitar. Dalam mengisi acara, sambutan-sambutan oleh Perwkilan Biro Kemasyarakatan, Kepala Dusun dan Ketua Yayasan Madinatunnajah. Kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan dari Ketua Baksos, Demita Forenza, santriwati kls IV TMI Darunnajah kepada Perwakilan Pesantren madinatunnajah, Ust. Ahmad Sukeri. Untuk menghibur para undangan, penampilan NTQ, dan Marawis cukup mewakili kemampuan santri.
Pembagian bingkisan sembako dan peralatan MCK bertempat di halaman Pesantren, tepat setelah rangkaian acara selesai. sebanyak 300 bingkisan dibagikan, juga pakaian layak pakai dan bantal-bantal baru serta sejumlah dana untuk pihak Pesantren.
Selesai berbagi, anak-anak menuju museum perjanjian Linggar jati dan rekreasi di pemandian Cibulan. Mereka tiba di Darunnajah Jakarta pada Jum’at, 14 Januari 2011 pk 21.00 Wib




