Lebaran & Halal bihalal ala IKPDN Mesir

Oleh: Muhammad Hanin*
 
{mosimage}Jauh dari tanah air, keluarga, sahabat dan rindu yang amat mendalam itulah yg dirasakan alumni IKPDN di Mesir. Bagaimana tidak, selazimnya di Indonesia , lebaran merupakan moment yg tepat untuk saling bersilaturahmi, maaf memaafkan, berkumpul bersama keluarga. Lebaran di Mesir bisa di bilang tidak semeriah di Indonesia. Masyarakat Mesir sendiri setelah melaksanakan shalat ied, mereka membaur kembali ke apartemen mereka masing-masing, mereka tidak mengenal istilah maaf memaafkan, saling bersilaturahmi, yang mereka kenal hanya ucapan khas mereka ketika hari raya, "Taqabbalallah, kullu sanah wa antum thayyibin". Hal ini terbukti ketika hari raya, jalan-jalan di Mesir sepi, tidak ada aktifitas, walaupun sebagian mereka ada yang bersilaturahmi mengunjungi keluarga dan kerabatnya.

Bagaimana dengan lebaran masyarakat Indonesia Mesir? Sebagaimana yang telah dilakukan dari tahun ke tahun, KBRI Mesir bekerjasama dengan organisasi induk PPMI, mengadakan shalat ied bersama yang khusus di hadiri oleh masyarakat Indonesia di Mesir bertempat di masjid As-Salam Hay Asyir, Nashr city, Cairo. Di sanalah moment seluruh masyarakat Indonesia Mesir yang jumlahnya mencapai hampir 4000 orang saling bersilaturahmi dan maaf memaafkan. Layaknya lebaran di Indonesia menu ketupat sayur, opor dan semur khas lebaran dengan mudah dapat kita temui dan ucapan-ucapan kartu lebaran sudah menjadi tradisi organisasi-organisasi mahasiswa untuk saling bersilaturahmi dan maaf memaafkan.

Bagaimana dengan lebaran ala IKPDN Mesir? Lebaran tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pengurus IKPDN yang di ketuai sdr. Ricko Imano Ghanie, memberikan parcel lebaran istimewa kepada warga IKPDN yaitu paket acara  silaturahmi & halal bihalal yang di barengi dengan IKPDN & Bulettin Perdana Award, Senin 6 Oktober 2008, bertempat di kediaman penasehat IKPDN, Ust. Irwan Maulana, Lc.{mosimage} Acara IKPDN & Bulettin Perdana Award ini merupakan bentuk apresiasi IKPDN Mesir kepada anggotanya yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik dan bertujuan memberikan semangat kepada anggota supaya dapat lebih giat dalam berkarya dan berprestasi. Adapun kategori dalam IKPDN Award ini adalah anggota berprestasi dalam bidang akademik terbaik, anggota teraktif, anggota terfavorit, pengurus teraktif, pembimbing terbaik, man behind stage dan IKPDN Idol. Adapun kategori dalam bulletin Perdana Award adalah penulis terbaik rubrik Qadhiah, refleksi, kolom, cerpen, annisa, penulis terbanyak dan kru Perdana terbaik.

Berikut nama-nama peraih IKPDN & Bulettin Perdana Award 2008 beserta kategorinya

   1. Anggota berprestasi bidang akademik terbaik, di raih oleh Abdurrahman HR
   2. Anggota terfavorit, di raih oleh Erich Eriyadi
   3. Anggota teraktif, di raih oleh Nurtrianov Thantawi
   4. Pengurus teraktif, di raih oleh Mahmud Hornai
   5. Pembimbing terbaik, di raih oleh Usth. Wirdah Fachirah , MA
   6. Man behind stage, di raih oleh Ust. Basuki Rachmad, Lc
   7. IKPDN Idol, di raih oleh Erich Eriyadi
   8. Penulis rubrik Qadhiah terbaik, di raih oleh Ust. Zainal Ilmi, Lc
   9. Penulis rubrik Kolom terbaik, di raih oleh Nurtrianov Thantawi
  10. Penulis rubrik Refleksi terbaik, di raih oleh Ust. Zayyan Hadyan, Lc
  11. Penulis rubrik Cerpen terbaik, di raih oleh Cut Endang
  12. Penulis rubrik Annisa terbaik, di raih oleh Abdul Azyz Ibrahim Syah
  13. Penulis terbanyak, di raih oleh Abdul Azyz Ibrahim Syah
  14. Kru Perdana terbaik, di raih oleh Michael Khafidz

Pada acara IKPDN & Bulettin Perdana Award ini juga di sampaikan laporan prestasi akademik anggota IKPDN oleh bagian pendidikan, dan alhamdulillah prosentase kelulusan tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Semoga IKPDN dapat lebih maju dan mampu membawa nama harum Darunnajah di masa yang akan datang.

* Mahasiswa tingkat III, fak.Ushuluddin, univ. Al Azhar Cairo