LDKS Darunnajah Cipining Tahun 2008

Sudah menjadi agenda rutin setiap awal masa kepemimpinan organisasi santri, Pesantren Darunnajah Cipining menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS). Hal ini mengingat setiap kegiatan di pesantren harus bersifat edukatif, dan agar para pengurus tadi dapat memulai kiprah mereka berlandaskan ilmu. Kegiatan LDKS tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 7 s.d. 8 Januari 2008.

Ketua Panitia, Ustadz Imam Ghozali, menjelaskan tema kegiatan kali ini adalah ‘Punya Visi, Giat Beraksi, dan Raih Prestasi’. Lebih lanjut dia menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh 241 santri/siswa dari 8 macam organisasi santri/siswa asrama dan nonasrama di lingkungan Darunnajah Cipining, termasuk bidang kepramukaan.

Dalam kata sambutan pembukaan, ustadz pengagum Cak Nun ini menguraikan keberhasilan pemimpin itu dilihat dari indikator prestasi. Dan, prestasi hanya dapat diraih dengan aksi yang giat dan sungguh-sungguh. Sementara itu aksi akan lebih pasti jika dilakukan berdasakan visi yang jelas dan dapat diukur.

Selanjutnya, K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc mengamanatkan pengenalan dasar-dasar kepemimpinan sangat diperlukan oleh pengurus setiap organisasi. Oleh karenanya, lanjut beliau, Darunnajah Cipining merasa perlu mengadakan kegiatan semacam ini setiap tahun.

Pimpinan Pesantren kita ini juga memberi contoh betapa latihan kepemimpinan dan organisasi telah melahirkan banyak alumni Darunnajah Cipining yang aktif di masyarakat, baik di organisasi/lembaga formal maupun nonformal. Agus Tridasa misalnya. Alumnus TMI angkatan kedua (195) ini kini menjadi anggota DPRD di Sumatera Selatan.

Sesi perdana adalah ‘Manajemen Kepemimpinan’, oleh Ustadz Septa Candra, guru Darunnajah Cipining, yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta. Setelah berkonsentrasi mendengarkan presentasi tentang model-model pemimpin dan kepemimpinan, peserta diajak sedikit relaks dalam materi ‘Live Skill dan Achievment Managemant Training (AMT) bersama Nirwan dari STIE Pandu Madania Bogor. Presentasi yang diselingi intermezzo dan games ini menggugah motivasi peserta untuk terus aktif mengikuti sesi dari trainer yang memiliki segudang pengalaman ini. Kak Nirwan mengisahkan dirinya baru saja kembali dari Aceh dalam tugas kemanusiaan bersama relawan-relawan lain. Materi terakhir pada hari pertama adalah ‘Teknik Persidangan’ yang disampaikan oleh Setia Dharma (UMJ).

Mengawali hari kedua disampaikan materi ‘Manajemen korespondensi’ oleh sekretaris pesantren Ustadz Anton Septiono, S.Pd.I. Ustadz yang juga menjabat sebagai kepala Lembaga Pendidikan Komputer (LPK) Darunnajah Cipining ini menyampaikan segala ‘tetek bengek’ surat menyurat yang sudah ditekuninya semenjak lulus TMI Darunnajah Cipining tahun 1994. Materi selanjutnya adalah Manajemen Konflik’ oleh Ahmad Subekti, S.Psi. (alumnus TMI angkatan ke-8 tahun 2001), disusul kemudian dengan ‘Manajemen Keuangan’ bersama Ustadz Muhammad Muddatsir, S.H.I.

Di akhir acara pelatihan panitia mengumumkan nama-nama peserta dengan prestasi unggul, sebagai berikut;

1. Peserta Terbaik Putra : Saddam Husein

2. Peserta Terbaik Putri : Eva Fauziyah

3. Peserta Favorit : Cahyono

4. Peserta Terajin (2 orang) : Yulistia Rahmawati dan Endang Sri Andani

5. Organisasi Tergiat : OSDC Putri

Masing-masing mendapat kenang-kenangan dan ucapan selamat dari panitia. “Semoga apa yang diharapkan pesantren untuk mendidik kader-kader pemimpin yang sejati dapat diawali dari kegiatan ini” tutup Ustadz Imam sembari membagikan piagam kepada seluruh peserta, Amin.