Acara ini berlangsung dari tanggal 3 – 4 Februari 2010/19-20 Safar 1431 H., yang bertempat di Aula Empat Windu Pondok Pesantren Darunnajah.
Dalam acara ini para pengurus baru tidak hanya dilatih dasar kepemimpinan saja, tetapi para pengurus baru OSDN juga membuat program kerja-program kerja masing-masing bagian yang mana program kerja itu disahkan dalam sidang pleno yang dibagi dalam beberapa komisi sidang dan dalam satu komisi terdapat beberapa bagian, sebagai contoh, dalam komisi C misalnya, disitu ada bagian Pers dan Jurnalistik, bagian Tapak Suci, bagian Olahraga, nah masing-masing bagian tersebut membacakan program kerjanya yang baru di depan bagian yang lain dan bagian yang lain berhak menyanggah dengan memberi alasan terhadap sanggahannya tersebut. Setelah semuanya telah disahkan dalam sidang pleno, maka sidang dilanjutkan dalam bentuk sidang paripurna yang mana dalam sidang paripurna ini semua bagian dalam OSDN mulai dari ketua OSDN sampai pengurus Rayon ikut serta dalam pengesahan setiap program kerja masing-masing bagian. Untuk lebih jelasnya lagi sidang yang dilaksanakan oleh pengurus OSDN ini tidak jauh seperti yang dilakukan oleh para anggota dewan di DPR.
Setelah semuanya terkonsep, semua program kerja yang telah disahkan dalam sidang paripurna tadi diserahkan kepada pimpinan pondok pada saat penutupan acara LDK, AMT, dan MUKER.
Inilah salah satu cara pondok pesantren darunnajah dalam membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang handal, terlatih, yaitu dengan cara mengajarkan cara berorganisasi yang benar agar para santri pondok pesantren darunnajah bila keluar dari pondok dapat berguna di masyarakat luas dan dapat menghadapi masalah-masalah social dengan dewasa. sesuai dengan salah satu motto Pondok "siap dipimpin dan siap memimpin".