Laporan Umum Pertanggung Jawaban:pengurus Laporkan Kinerja dan Program Selama Satu Periode

Laporan Umum Pertanggung jawaban (LPJ) Kepengurusan 2025–2026 Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8 dilaksanakan secara terpisah antara putra dan putri. LPJ putra berlangsung pada 5–6 Januari 2026, sedangkan LPJ putri dilaksanakan pada 7–8 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Satu Dasawarsa Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8. Acara ini diikuti oleh para santri serta dewan guru sebagai bentuk tanggung jawab organisasi. Kegiatan ini di laksanakan karena Sebagai tanda bahwa Setiap kepengurusan memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk melaporkan hasil kerja selama satu periode.Kegiatan ini bertujuan untuk melaporkan seluruh program kerja, kegiatan, serta penggunaan amanah kepengurusan selama satu periode. Melalui laporan ini, kepengurusan dievaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui keberhasilan program yang telah terlaksana. Selain itu, berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi selama masa jabatan juga disampaikan secara terbuka. Hal ini menjadi wujud transparansi dalam pengelolaan organisasi, baik administrasi maupun keuangan.

KGGP 2025 Putra

Pembukaan Laporan Umum Pertanggungjawaban disampaikan oleh Al-Ustadz Muchtar Ghozali, M.M. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan, “Patah tumbuh, hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti,” yang sarat akan nilai pendidikan dan regenerasi. Pesan tersebut menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam organisasi santri. Nilai tersebut menjadi landasan moral dalam menjalankan amanah kepengurusan.

OSANDN 2025

Selain itu, disampaikan pula laporan pertanggungjawaban koordinator kepramukaan yang juga hadir Al-Ustadz Muchtar Ghozali, M.M. Beliau menjelaskan bahwa pramuka merupakan ajang pembinaan kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemandirian santri. Menurut beliau, disiplin akan melahirkan kekompakan dalam organisasi. Kegiatan LPJ ini berlangsung dengan khidmat, kondusif, dan penuh tanggung jawab sebagai tanda kesiapan melanjutkan estafet kepemimpinan periode selanjutnya.