Kursus Mahir Dasar (KMD) ke-40 resmi digelar di Pondok Pesantren Darunnajah 19 Karawang mulai Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari, dari tanggal 1 hingga 8 Oktober 2026, dan menjadi wadah pelatihan bagi para santri calon pembina pramuka untuk memperdalam metode dan keterampilan kepramukaan secara lebih mendalam dan terstruktur. Kursus ini dibuka secara resmi oleh pelatih dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor.
Hari pertama diawali dengan kedatangan peserta, pengumpulan di titik berkumpul, serta pembagian kavling tenda untuk masing-masing kelompok. Para peserta kemudian merapikan barang bawaan ke dalam tenda regu, sembari melaksanakan ibadah sholat lima waktu secara berjamaah di sela-sela kegiatan.
Menjelang malam, peserta mengikuti gladi persiapan upacara pembukaan, dilanjutkan makan malam bersama seluruh peserta dan panitia. Hari pertama ditutup dengan pembacaan tata tertib serta pengarahan kegiatan untuk hari berikutnya oleh panitia KMD XL, sebelum peserta beristirahat malam.

Memasuki hari kedua, Jumat, 2 Oktober 2026, kegiatan diawali sarapan bersama sebelum pelaksanaan Upacara Pembukaan KMD XL 2026 secara resmi. Upacara dipimpin dan dibuka oleh pelatih dari Kwarcab Bogor, yang dalam amanatnya memberikan motivasi dan pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh disiplin. Usai upacara, peserta mengikuti sesi perkenalan antarpeserta, pre-test untuk mengukur pemahaman awal, serta penampilan yel-yel dari masing-masing kelompok yang menambah semarak suasana perkemahan.
Rangkaian hari kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi kepramukaan dalam dua sesi oleh narasumber, yang diselingi pelaksanaan sholat berjamaah serta makan bersama seluruh peserta dan panitia.
Pada hari ketiga, Sabtu, 3 Oktober 2026, kegiatan dibuka dengan senam bersama dan Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) di setiap kelas, dilanjutkan apel harian dan sarapan pagi. Peserta kemudian mengikuti empat sesi materi, meliputi metode kepramukaan, organisasi gugus depan, sejarah kepramukaan, hingga dunia penggalang dan penegak, yang disampaikan secara bertahap sepanjang hari.
Di sela padatnya materi, panitia turut menggelar pretest susulan bagi peserta yang belum mengikuti sesi sebelumnya, guna memastikan seluruh peserta memiliki pemahaman yang merata sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.
Meski jadwal kegiatan berlangsung padat dari pagi hingga malam, semangat kebersamaan antarpeserta tetap terjaga, baik dalam sesi materi, ibadah berjamaah, maupun waktu istirahat bersama. Kekompakan ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk terus mengikuti rangkaian KMD hingga tuntas.
