Kunjungan Pimpinan Darunnajah ke Sakalibský Kultúrny Spolok, Banská Bystrica, Slovakia Kunjungan Pimpinan Darunnajah ke Sakalibský Kultúrny Spolok, Banská Bystrica, Slovakia

Kunjungan Pimpinan Darunnajah ke Sakalibský Kultúrny Spolok, Banská Bystrica, Slovakia

Dalam upaya memperkuat diplomasi budaya dan ukhuwah Islamiyah lintas negara, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta sekaligus Presiden Universitas Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si., melakukan kunjungan resmi ke Sakalibský Kultúrny Spolok di Banská Bystrica, Slovakia, pada awal Agustus 2025.

Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kunjungan kehormatan beliau ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bratislava atas undangan Duta Besar RI untuk Slovakia, Dr. Pribadi Sutiono, SS., MA.

Didampingi oleh Usth. Dr. (cand) Hj. Rizma Ilfi, M.I.Kom., Direktur Darunnajah International Relations Office, kunjungan ke Banská Bystrica menjadi simbol penting hadirnya Islam moderat Indonesia di Eropa Tengah.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Dubes RI beserta istri, Ny. Hj. Siti Nurjanah Sutiono, serta jajaran KBRI Bratislava, termasuk Bapak Deny Tri Basuki (Counsellor Ekososbud) dan Ibu Anggita Gumilar (Sekretaris Kedua Pensosbud).

Kehadiran Kyai Sofwan Manaf di Slovakia sejalan dengan visi internasional Darunnajah, yang telah menjalin kerja sama aktif dengan berbagai institusi pendidikan di Arab Saudi, Turki, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan negara-negara Eropa lainnya.

Melalui jaringan internasional ini, Darunnajah berkomitmen menjadi ambassador Islam moderat global, yang mempromosikan nilai-nilai keislaman yang damai, toleran, dan berdialog di tengah keberagaman budaya dunia.

Dalam pertemuan hangat di Mešita An-Núr, tempat ibadah komunitas Muslim Slovakia yang dikelola Sakalibský Kultúrny Spolok, digelar dialog interaktif mengenai penguatan kerja sama pendidikan Islam internasional, pengembangan dakwah moderat, serta strategi komunikasi antarbudaya di tengah meningkatnya tantangan Islamofobia di Eropa.

KH. Sofwan Manaf berbagi pengalaman model pendidikan terpadu di lingkungan Darunnajah yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kurikulum modern.

Beliau juga menegaskan pentingnya membangun jejaring global untuk menyebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat non-Muslim secara inklusif dan kontekstual.

Pihak Sakalibský Kultúrny Spolok yang mengelola Mešita An-Núr, bersama tokoh-tokoh lokal, menyampaikan realitas dan tantangan yang dihadapi komunitas Muslim minoritas di Slovakia, yang jumlahnya mencapai sekitar 6.000 jiwa dari total populasi 5,4 juta.

Dolná ulica, lokasi kunjungan di jantung kota Banská Bystrica, merupakan kawasan bersejarah yang pernah menjadi titik pertemuan peradaban Eropa dan Islam.

Transformasi kawasan ini menjadi zona komersial modern dengan sentuhan arsitektur klasik mencerminkan perubahan zaman dan keterbukaan baru terhadap keberagaman.

Kehadiran di lokasi ini menjadi simbol harapan dan pembuka jalan baru bagi diplomasi Islam moderat di wilayah yang masih menghadapi tantangan dalam pengakuan resmi agama Islam dan kebijakan pemerintah yang ketat terhadap komunitas Muslim.

Duta Besar Dr. Pribadi Sutiono menyampaikan bahwa kunjungan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mendorong dialog lintas budaya, promosi nilai-nilai Islam moderat, serta mempererat kerja sama antara komunitas Muslim Indonesia dan diaspora Muslim di Eropa.

Kunjungan ini juga membuka peluang pengembangan program pertukaran pelajar, kolaborasi akademik, serta pelatihan kepemimpinan dan dakwah kontemporer yang relevan bagi masyarakat Muslim Eropa.