Cidokom. Kamis 19 september, setelah makan siang santri mengikuti kegiatan saka bhayangkara. Peserta kegiatan adalah kelas 3 intensif, kelas 4 TMI, dan beberapa santri yang tergabung dalam piket gerbang pesantren, mereka adalah santri yang bertugas menjaga gerbang dan mengamankan keadaan pesantren dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tim Saka Bhayangkara Tangerang Selatan dan juga polisi udara lapangan terbang Pondok Cabe.
Saka Bhayangkara merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat Nasional di samping Saka Bahari, Saka Bakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Tarunabumi, Saka Wanabakti, dan Saka Wira Kartika. Pembentukan dan pembinaan Saka Bhayangkara dilaksanakan melalui kerja sama antara Gerakan Pramuka dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Saka Bhayangkara juga menjadi Satuan Karya Pramuka dengan anggota terbesar di Indonesia. Tujuannya adalah membahas dan memperkenalkan tentang POLANTAS, serta undang-undang lalu lintas yang berlaku.
Dalam setiap kegiatan dan pergerakan pesantren kegiatan seperti ini sangatlah penting bagi santri, dalam menjalankan setiap amanah dari pesantren, disamping karena Pesantren Annur tidak menggunakan satpam atau tim pengaman yang lainnya, maka santri sekaligus ia belajar disekolah tetapi mereka didik untuk bisa dalam segala hal.
Acara diawali dengan pemberian materi yang disampaikan oleh polisi uadara lapangan terbang Pondok Cabe yang berkaitan dengan sejarah saka bhayangkara, makna lambang, keanggotaan saka bhayangkara, krida-krida saka bhayangkara, dan kemudian dilanjutkan dengan praktek tettib lalu lintas di sekitar Pesantren.
Dengan diadakannya kegiatan ini semoga para santri nantinya dapat lebih baik lagi dalam menjalankan kegiatan-kegitan yang berkaitan dengan lalu lintas, seperti menyebrangi para penyebrang jalan, mengawal dan menerima tamu, dan mengamankan situasi lalu lintas.





