Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (GAGAK) kembali digelar oleh Pondok Pesantren Darul Muttaqien sebagai ajang kegiatan kepramukaan yang penuh semangat dan edukatif. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3–5 Februari 2026. Acara tahunan ini menjadi wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, serta kebersamaan antar santri dari berbagai pondok pesantren. Suasana perkemahan tampak hidup sejak hari pertama pelaksanaan.
Lomba ini diikuti oleh santri kelas 2–4 TMI Pondok Pesantren Darunnajah 9 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Para peserta didampingi oleh dua orang pembimbing yang aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran peserta dari pondok pesantren lain turut menambah kemeriahan dan mempererat silaturahmi. Interaksi antar santri berlangsung hangat dalam nuansa persaudaraan dan sportivitas.
Berbagai lomba menarik diselenggarakan dan diikuti dengan antusias oleh santriwan dan santriwati. Kontingen Darunnajah 9 berhasil meraih Juara 3 lomba PUPK, Sangga Terbaik tingkat Penegak, serta Miss Impessa Terbaik. Prestasi ini menjadi bukti semangat kompetitif dan kreativitas santri dalam kegiatan kepramukaan.

Kegiatan perkemahan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai kepramukaan yang aplikatif. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai agenda terstruktur mulai dari upacara pembukaan, kegiatan baris-berbaris, hingga pembinaan mental dan kepemimpinan. Setiap rangkaian acara dikemas dengan konsep edukatif dan menyenangkan agar santri dapat mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Semangat kebersamaan tampak jelas di setiap sudut area perkemahan Pondok Pesantren Darul Muttaqien. Para santri dilatih untuk bekerja sama dalam regu, saling membantu, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Tidak hanya berkompetisi, peserta juga belajar menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter santri sebagai generasi penerus bangsa.
Beragam lomba kepramukaan menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini. Mulai dari lomba PUPK, kreativitas sangga, hingga penilaian individu yang mengasah kepercayaan diri peserta. Setiap lomba dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, ketangkasan, serta kemampuan berpikir kritis santri. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap perlombaan hingga akhir acara.

Keberhasilan Darunnajah 9 meraih beberapa prestasi menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh peserta, pendamping dan juga lembaga. Juara 3 lomba PUPK menunjukkan kemampuan teknis dan kekompakan regu. Predikat Sangga Terbaik tingkat Penegak menjadi bukti kuatnya kerja sama tim dan kepemimpinan santri. Sementara gelar Miss Impessa Terbaik mencerminkan kepribadian, kepercayaan diri, dan potensi individu santri yang unggul.
Dengan berakhirnya kegiatan Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak, para peserta diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif ke lingkungan pondok dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepramukaan tetap relevan sebagai sarana pembinaan karakter santri. Diharapkan kegiatan ini terus melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter. -NA
