DNKindergarten, 03/02
Ibu hamil yang banyak makan ikan memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak cerdas dan pandai bergaul. Suatu penelitian yang dibiayai Uni Eropa mengemukakan ibu hamil yang banyak makan tuna, sarden dan salmon akan melahirkan bayi yang punya kemampuan bagus dalam berbagai tes keterampilan dan kecerdasan.
Para peneliti Spanyol memeriksa dua ribu perempuan pada kehamilan pekan ke-20 dan setelah mereka melahirkan. Para ibu itu ditanyai soal makanan dan mereka menjalani tes darah untuk mengetahui tingkat omega-3 dan omega-6. Bayi mereka dites kecerdasan verbal dan keterampilan motorik serta kemampuan bersosialisasi. Ternyata, ibu yang mengkonsumsi ikan-ikan tersebut saat hamil, punya anak yang nilai tesnya tinggi.
Para peneliti dari University of Granada menyimpulkan bahwa Omega-3 membantu perkembangan otak dan mata janin. Hasil penelitian yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition juga mengemukakan Omega-3 mengandung DHA yang merupakan komponen utama sel otak dan membran.
“Jumlah DHA yang dikirimkan ke janin lewat plasenta mungkin merupakan hal sangat penting dalam perkembangan janin,” ungkap penelitian tersebut.
Namun, penelitian itu juga menyimpulkan bahwa terlalu banyak makan ikan-ikan tersebut juga dapat memberi dampak buruk pada perkembangan bayi. Menurut para ahli, sangat penting bagi calon ibu untuk menyeimbangkan makanan jika mereka ingin memperbanyak asupan Omega-3.
Ibu hamil harus selalu menjaga pola makan sehat dan makan makanan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan bayi yang dikandungnya. Makanan yang bermanfaat bagi wanita hamil terutama meliputi buah-buahan, sayuran, daging, produk susu, dan sebagainya.
1. Sayuran dan buah-buahan.
Penyerapan serat tinggi dapat meningkatkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit saat buang air besar. Perlu untuk selalu mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Seperti diketahui, vitamin C memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh manusia. Ketika sedang hamil, wanita harus bisa senantiasa meningkatkan kekebalan tubuhnya, demi menjaga agar janin tetap sehat. Oleh karena itu, bagi ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi kubis, brokoli, apel, jeruk, dan buah-buahan lainnya.
2. Daging kaya zat besi dan protein.
Menurut dokter, ibu hamil harus melengkapi 27 miligram zat besi setiap hari. Selain daging, makanan lain seperti hati hewan dan kacang kedelai juga mengandung zat besi berlimpah. Namun, yang harus diperhatikan disini adalah, daging dan hati harus dimasak dengan matang untuk membunuh bakteri dan virus.
3. Mineral kalsium.
Wanita membutuhkan kalsium yang cukup untuk meningkatkan tulang dan mencegah osteoporosis. Banyak ibu hamil terganggu oleh masalah tulang. Sebagai contoh, struktur tulang akan menjadi rapuh sehingga menyebabkan fraktur (patah tulang).
4. Asam folat.
Makanan yang mengandung asam folat juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh ibu hamil. Asam folat tidak hanya dapat mencegah anemia bagi perempuan tetapi juga mempercepat pengembangan sistem saraf untuk janin. Menurut penelitian medis, asam folat berlimpah terkandung dalam makanan vegetarian dan hewani. Ibu hamil dapat mengonsumsi sayuran hijau dan hati hewan untuk suplemen asam folat.
Jenis makanan tersebut terbukti dapat memberikan banyak nutrisi penting bagi ibu hamil dan sangat sangat membantu dalam mendukung kegiatan fisik sang ibu maupun janin.
Selain faktor makanan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah, mereka juga harus menghentikan kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok untuk memberikan perlindungan sepenuhnya kepada janin.