Kamis malam Jum’at, 27 Mei 2010 suasana masjid jami’ Darunnajah tampak semarak seperti biasanya dengan kegiatan dzikir wa munajat. Kali ini menjadi semakin sempurna dengan diadakannya Khataman Al Qur’an yang digagas oleh Bagian Pengajaran Organisasi Santri. Dengan berbusana gamis putih dan peci putih para santri putra duduk rapi bershof menghadap arah kiblat. Di bagian belakang tampak para santriwati bak bidadari berbalut mukenah putih. adapun para dewan guru menghadap ke arah para santri. Turut hadir dalam khataman al Qur’an ini Ust. Jeje Juraemi, S.Ag, kepala madrsah tsanawiyah Darunnajah beserta beberapa dewan guru.

Santri Putra Tampak Khusyu' membaca Al Qur'an

Rangkaian khataman al qur’an ini diawali dengan pembacaan alqur’an yang dipimpin ust. Husnul Mubarok. setiap hadirin membaca beberapa surat atau ayat sesuai tulisan yang telah diedarkan yang ditempel dengan indah di gelas air minum gelas botol. seusai pembacaan al qur’an kemudian dilanjutkan dengan dzikir wa munajat yang dipimpin oleh Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, diiringi lantunan do’a-do’a yang mengharapkan pertolongan, keselamatan dan kebahagiaan serta kesuksesan tampak beberapa santri terisak menangis, terutama sebelum penutupan do’a di mana suasana terasa hening, segenap hadirin diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung masalah dan hajat mereka masing-masing. Terasa sekali betapa nikmatnya menghidupkan malam jum’at nan mulia, di tempat nan mulia bersama-sama ikhwan-akhwat nan mulia.

" Jangan ada kesombongan dalam menghadapi ujian!" ungkap Ust. Trimo Abu Labib, S.Ag

Seusai do’a, seluruh santri dan dewan guru menyimak dengan tawajjuh dan tawahu’ taushiyah singkat nan padat yang diuraikan oleh Ust. Trimo Abu Labib, S.Ag (alumni TMI Darunnajah Cipining angkatan kedua 1996) yang kini menjadi Kepala Biro Usaha. ” Satu hal yang ingin kami sampaikan di sini, jangan sampai ada kesombongan dalam diri kita dalam menghadapi ujian ini. Coba lihat, ada juga anak murid yang biasanya mendpat rangking satu namun tidak lulus Ujian Nasional (UN)!” ungkap suami ustadzah Nur Hafidzah yang low profile tersebut.

Bidadari berbalut Mukenah Putih hanyut dalam tilawah kalam Ilahi

Agenda pada malam kebersamaan ini disempurnakan dengan mushafahah; saling berjabat-tangan, saling memaafkan dan saling mendo’akan. Diharapkan dengan khotaman Al Qur’an ini akan memantapkan hati para santri dalam menempuh ujian semester yang akan berlangsung dari tanggal 29 mei – 3 Juni 2010 untuk ujian lisan bahasa arab dan inggris, kemudian dilanjutkan dengan ujian tulis dari tanggal 5 – 17 Juni 2010. Selamat Menempuh Ujian, Semoga Mendapat Hasil Yang Membahagiakan! (Wardan/Mr.MIM)