Indonesia menaruh perhatian yang besar pada pembentukan pribadi yang unggul Indikatornya jelas dan tegas pendidikan yang menghasilkan manusia yang patuh menunaikan perintah agama, menjadi pribadi yang bertakwa, beriman, berahlak mulia. Yang tidak kalah penting semua itu harus menjadi karakter pribadi yang sehat jasmani dan rohani.
Karenanya, penyelenggaraan pembinaan pribadi yang berkarakter perlu dijabarkan dari citai-cita besar ke dalam berbagai indikator prilaku siswa yang terukur yang terintegrasi ke dalam kegiatan pendidikan, pengajaran dan pelatihan. Dengan demikian berbagai pernyataan indah seperti di bawah ini perlu sekolah jabarkan lebih lanjut.
Jika SKL yang Indonesia cita-citakan dipadukan dengan berbagai keterampilan abad ke-21 yang dikaitkan dengan keterampilan yang perlu siswa kuasai dalam mengembangkan karakter yang terkait dengan potensi diri dapat dirumuskan dalam urutan sebagai berikut.
- Mematuhi dan mengamalkan agama
- Membangun karakter diri yang meliputi (1) Mengembangkan potensi diri secara optimal (2) Mengembangkan sikap percaya diri (3) Bertanggung jawab
- Meningkatkan partisipasi dalam mengasah kecerdasan sosial
- Menghargai karagaman suku, agama, ras, dan sosial-ekonomi
- Mengembangkan kepribadian, meliputi: (1) pribadi yang adaptif (2) berinisiatif (3) adaptif terhadap perubahan (4) berinteraksi sosial (5) berpartisipasi sosial (6) berinterasi kultural, dan (7) produktif.
- Terampil memimpin & bertanggung jawab
Pedidik yang efektif adalah yang memenuhi standar sebagai pengembang potensi diri secara optimal, mengembangkan rasa percaya diri, bertanggung jawab, meningkatkan daya partisipasi sosial, menghargai keberagaman suku, agama, ras, dan kemampuan ekonomi serta akses sosial dalam konteks lokal dan global.
Guru sebagai pendidik yang efektif yang berperan dalam membangun ketakwaan, keimanan, ahlak mulia dan karakter serta ditunjang dengan peningkatan keterampilan siswa meningkatkan kesehatan fisik, mental, kolaborasi, pergaulan antar gender, serta disiplin. Proses pengembangan pribadi yang memiliki karakter yang paripurna sepeti itu memerlukan sekolah yang cerdas dalam menunjang peran pendidik secara sistem. Peran pendidik dalam kolaborasi sistem penting mengingat keteladanan yang paripurna pada tiap individu sulit didapat, sebab pada diri tiap orang melekat kekurangan di samping kelebihannya.
Menjawab masalah sekolah yang bagaimana yang unggul dalam membentuk kepribadian maka dapat dinyatakan bahwa sekolah yang berhasil mengembangkan kepribadian adalah yang mampu mengembangkan aktivitas yang terencana yang membentuk pengalaman belajarsehingga siswa dapat menerapkan pengetahuannya menjadi karya nyata yang berulang. Pengulangan pengalaman itu pada akhirnya membangun sikap mental.
Referensi:
Referensi:
- http://www.gurusoftware.com/GuruNet/Personal/Factors.htm
- http://www.p21.org/%3C/index.php?option=com_content&task=view&id=254&Itemid=120
- http://www.p21.org/
- Permendiknas nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Sumber : Guru Pembaharu.com
nanink