Kamis malam Jum’at, 31/3/2016 seluruh santri asrama kampus 123 berkumpul di Masjid Jami’ guna mengadakan Lailatu Dzikr wa Munajat. Acara berlangsung dari bakda Isya hingga pukul 22.00 wib.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Biro Pengasuhan Santri (BPS), ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I menyampaikan sambutan pengarahan. Dalam sambutannya alumni TMI angkatan VII/2000 menjelaskan bahwa maksud dan tujuan pertemuan adalah untuk berdo’a kepada Allah SWT agar mengaruniakan kelancaran dan kesuksesan serta keberkahan dalam agenda-agenda pesantren.
Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan masing-masing kelas sekaligus menyampaikan hajat dan program-program yang akan mereka lakukan, antara lain kelas 6 TMI ada Ujian Nasional dan Ujian Akhir Pesantren (Nihai),kelas 5 TMI akan mengadkan Rihlah Munadzamah ke Gontor, Kelas 4 TMI akan menjadi panitia pelaksana Lomba Tingkat 1 Pramuka. Beberapa asatidz dan ustadzat juga tampak mendampingi acara ini.
Seusai sambutan, agenda dilanjutkan dengan melantukan berbagai kalimat thoyibah (asmaul husna, ayat suci alqyr’an, dzikr dan sholawat) yang dipandu Kepala Asrama Putri, ustadz Asnawi Syihabuddin,S.Pd.I. beliau juga memimpin muhasabah yang mengharu-biru sehingga isak tangis para santri tidak tertahan lagi.
beikutnya adalah Munajat dalam bingkai lantunan do’a yang dibaca oleh perwakilan santri kelas 6 TMI dan santri Tahfidz Al Qur’an dan dipungkasi oleh ust. Muhlisin.
Lailatu Dzikr wa Munajat dimaksudkan sebagai bagian ikhtiar batin untuk kemajuan pesantren, kesehatan pimpinan dan guru-guru pesantren, serta santri dan keluarga besar mereka semua. (WARDAN/Mr. MiM).